BUMIJAWA — Laporan darurat masuk ke Call Center 112 pada pukul 04.55 WIB, memicu pengerahan satu armada pemadam dari Pos Damkar Bojong ke kawasan hutan pinus di Desa Guci. Petugas tiba 15 menit kemudian dan langsung bergerak melokalisir kobaran api agar tidak merembet ke area yang lebih luas.
Api utama berhasil dijinakkan, lalu tim melanjutkan proses pendinginan atau overhaul menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi yang bisa memicu kebakaran susulan. Api dinyatakan padam total pada 07.55 WIB, sekitar tiga jam sejak laporan pertama diterima.
Asap Hitam Sempat Picu Kepanikan Warga
Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi hingga menyelimuti permukiman warga setempat dan sempat memicu kepanikan. Meski begitu, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Tegal, Nawawi, mewakili Kepala Satpol PP Agus Sukoco, menyebut medan yang menantang menjadi salah satu kendala pemadaman. Pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti kebakaran karena masih dalam penyelidikan.
Dugaan Sementara: Puntung Rokok dan Bakar Sampah
Nawawi menduga kuat peristiwa ini dipicu kelalaian manusia. Ia menyoroti aktivitas sederhana yang sering diabaikan, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah di area vegetasi kering.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak sembarangan menyalakan api, terutama di kawasan rawan vegetasi kering. Puntung rokok yang dibuang sembarangan dalam kondisi masih menyala sangat berisiko memicu bencana," ujar Nawawi, Kamis (15/10/2026).
Kawasan Guci dikenal sebagai destinasi wisata pemandian air panas sekaligus area konservasi di lereng Gunung Slamet sisi utara. Kombinasi vegetasi pinus yang mudah terbakar dan cuaca kering membuat wilayah ini rawan kebakaran hutan pada musim kemarau.
Satpol PP Kabupaten Tegal meminta warga sekitar dan pengunjung segera melapor melalui Call Center 112 jika melihat titik api atau asap di kawasan hutan. Pelaporan cepat dinilai krusial agar petugas bisa tiba sebelum api membesar.