BATANG — Lintasan baru Stadion Moh. Sarengat memakai material yang didatangkan langsung dari Jerman dan disebut memenuhi standar nasional. Pekerjaan fisiknya tuntas pada 12 Oktober 2026, sementara proses administrasi penyelesaian pekerjaan masih berjalan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang Endro Suryono menyebut satu putaran lintasan panjangnya sekitar 400 meter dengan lebar kurang lebih 10 meter. Penyedia juga memberikan garansi pemeliharaan selama lima tahun.
Anggaran Rp 9,2 Miliar Digarap Empat Bulan
Pembangunan jogging track menelan anggaran sekitar Rp 9,2 miliar dan dikerjakan selama empat bulan. DPUPR bertanggung jawab pada pelaksanaan konstruksi, sedangkan pengelolaan dan pengaturan pemanfaatan menjadi kewenangan Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora).
Endro menjelaskan, pembangunan lintasan merupakan bagian dari penataan kawasan stadion sekaligus peningkatan fasilitas olahraga bagi masyarakat. "Dengan hadirnya jogging track tersebut, Pemkab Batang berharap fasilitas olahraga di Stadion Moh Sarengat semakin lengkap dan mampu mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat," ujarnya.
Jam Gratis Pagi dan Sore-Malam
Bupati Faiz menyatakan fasilitas dibuka tanpa biaya setiap hari pada dua rentang waktu. Pagi pukul 05.00-10.00 WIB, lalu sore hingga malam pukul 16.00-21.00 WIB.
Dengan pembagian jam itu, warga punya pilihan berolahraga sebelum beraktivitas maupun setelah pulang kerja. Di luar jam tersebut, pemanfaatan lintasan belum dijelaskan dalam peresmian.
Aturan Penggunaan: Wajib Sepatu Lari, Dilarang Meludah di Lintasan
Faiz meminta pengguna tidak membuang sampah sembarangan, meludah di lintasan, atau melakukan tindakan yang berpotensi merusak permukaan jogging track. Pengguna juga diimbau memakai sepatu lari.
Sepatu bola, sepatu trail run, dan sepatu roda tidak diperbolehkan karena berisiko merusak permukaan lintasan. "Ini punya warga Batang, punya rakyat Batang. Tolong dijaga dengan baik. Jangan membuang sampah sembarangan atau melakukan hal-hal yang bisa merusak fasilitas ini," tegas Bupati.
Faiz menekankan lintasan dibangun memakai anggaran pemerintah untuk kepentingan warga. "Ini bukan hanya sekadar cat, tetapi benar-benar menggunakan material yang kita datangkan dari Jerman. Insyaallah ini menjadi fasilitas dengan kualitas yang baik dan standar nasional," kata dia saat peresmian.