JAWA TENGAH — Hyundai Stargazer mencatat konsumsi bahan bakar 17,4 km/liter dalam perjalanan mudik Jakarta–Semarang yang ditempuh sekitar 12 jam di tengah kemacetan panjang. Angka itu keluar dari pengujian nyata seorang pemilik setelah lebih dari sebulan pemakaian, bukan klaim brosur. Kabinnya juga dinilai praktis untuk keluarga, dengan delapan bottle holder di baris pertama dan meja lipat di baris kedua.
Pengujian Hyundai Stargazer dilakukan Fikri dari Tim Moladin saat membawa MPV tersebut mudik dari Jakarta ke Semarang. Rute padat dengan waktu tempuh sekitar 12 jam menjadi ajang uji sesungguhnya bagi kendaraan keluarga, mulai dari kenyamanan kabin sampai efisiensi mesin. Catatan ini dihimpun setelah lebih dari satu bulan pemakaian unit.
Delapan Bottle Holder dan Meja Lipat di Baris Kedua
Bagian dalam Stargazer dirancang untuk menampung kebutuhan perjalanan jauh. Dashboard punya tiga tingkat penyimpanan, ditambah laci panjang di bawah AC dan glove box.
Di baris pertama tersedia delapan titik bottle holder. Penumpang baris kedua mendapat meja lipat untuk menaruh tablet atau makanan, sementara pemasangan baby car seat dimudahkan lewat fitur ISOFIX.
Bluelink dan Tombol SOS untuk Kondisi Darurat
Stargazer membawa fitur Bluelink yang menghubungkan pengguna ke sejumlah fungsi kendaraan lewat aplikasi smartphone. Pintu bisa dikunci, mesin dinyalakan, dan suhu AC diatur dari jarak jauh.
Di kabin tersedia tombol SOS dan Bluelink untuk mengakses bantuan saat darurat. Keyless entry melengkapi kemudahan akses masuk dan keluar kendaraan.
Mesin 1.5L 115 PS dengan Transmisi IVT
Dapur pacu Stargazer berupa mesin bensin 1.5 liter bertenaga 115 PS dan torsi 143 Nm. Tenaga disalurkan melalui transmisi Intelligent Variable Transmission (IVT).
Fikri menilai transmisi IVT responsif dengan gejala slip yang minim saat dipakai berkendara. Penilaian itu muncul dari pemakaian harian, bukan sekadar sesi singkat di jalan tol.
Konsumsi BBM 17,4 km/liter di Tengah Kemacetan
Selama perjalanan mudik Jakarta–Semarang, Stargazer mencatat konsumsi sekitar 17,4 km/liter. Angka tersebut dicapai dalam kondisi lalu lintas sangat padat dengan waktu tempuh sekitar 12 jam.
Hasil ini berasal dari pengalaman penggunaan pada kondisi tertentu. Konsumsi BBM aktual bisa berbeda tergantung gaya berkendara, kondisi jalan, muatan, dan penggunaan AC.
Hyundai SmartSense: Lane Following hingga Enam Airbag
Fitur keselamatan aktif Hyundai SmartSense tersedia pada tipe yang mendukung. Lane Following Assist membantu menjaga posisi mobil tetap di tengah marka jalan.
Ada pula Blind-Spot Collision-Avoidance Assist yang mendeteksi risiko tabrakan di area titik bunda, serta Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist untuk kendaraan yang melintas dari belakang saat mobil mundur. Pada konfigurasi yang dibahas, Stargazer dilengkapi enam airbag.
Ketersediaan fitur keselamatan perlu disesuaikan dengan tipe dan tahun produksi kendaraan.
Hyundai Service Point di Rest Area Selama Lebaran
Perjalanan mudik juga memanfaatkan Hyundai Service Point yang disediakan di sejumlah rest area pada periode Lebaran. Layanan ini mencakup pemeriksaan 15 titik kendaraan untuk memastikan kondisi mobil tetap prima.
Fasilitas pendukungnya meliputi ruang tunggu, kursi pijat, area bermain anak, serta makanan dan minuman. Pada program yang dibahas, tersedia pula cuci mobil gratis dan pengisian nitrogen.
Hyundai Service Point di lokasi tertentu juga menyediakan fasilitas pengisian daya bagi pengguna mobil listrik Hyundai. Layanan dan fasilitasnya dapat berbeda menurut lokasi dan periode program.
Desain Eksterior: DRL Memanjang dan Lampu Belakang Huruf H
Tampilan Stargazer mengusung desain modern lewat lampu daytime running light (DRL) yang memanjang di bagian depan. Bagian belakang memakai desain lampu berbentuk huruf H sebagai identitas visual.
Dari sisi nilai, Stargazer menawarkan kombinasi akomodasi keluarga dan fitur keselamatan yang lengkap pada tipe tertentu. Calon pembeli sebaiknya mencocokkan daftar fitur dengan varian yang dipilih, karena tidak semua tipe membawa paket SmartSense penuh.