JEPARA — Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar meninjau langsung kegiatan pembelajaran interaktif yang memanfaatkan perangkat teknologi di Pendopo Kartini. Ia menilai penggunaan teknologi membuat proses belajar lebih menarik dan memudahkan siswa memahami materi.
Menurut Gus Hajar, sapaan akrabnya, pembelajaran di SNT tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan akademik. Siswa juga perlu mendapat ruang mengembangkan minat dan bakat melalui metode belajar yang sesuai kebutuhan mereka.
Karya Siswa Jadi Gambaran Kreativitas Dua Bulan Pertama
Sejumlah karya siswa dipamerkan kepada pengunjung dalam kegiatan tersebut. Bagi Gus Hajar, hasil karya itu menunjukkan kreativitas yang tumbuh positif meski sekolah belum lama beroperasi.
Ia berharap dukungan fasilitas yang lengkap dan modern dapat menunjang proses pembelajaran. "Dengan begitu, siswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitasnya sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan," tuturnya.
Dua Program Prioritas Pemerintah Pusat di Jepara
Gus Hajar juga mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pendidikan di Jepara melalui Sekolah Rakyat dan Sekolah Nasional Terintegrasi. "Kabupaten Jepara ini alhamdulillah diperhatikan oleh pemerintah pusat, oleh Presiden Prabowo Subianto atas pendirian dua program prioritas beliau. Yang pertama adalah Sekolah Rakyat, dan sekarang Sekolah Nasional Terintegrasi," ucapnya.
Kehadiran SNT 14 Jepara diharapkan ikut menyiapkan generasi unggul yang mampu bersaing dan berkontribusi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Belajar di BLK Pecangaan, Fasilitas di Pakisaji Menyusul
Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah Nugraheni Triastuti menjelaskan, SNT 14 Jepara direncanakan menjadi fasilitas pendidikan jenjang SMP dan SMA bagi siswa dengan kemampuan akademik unggul. Kegiatan belajar mengajar sementara berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan.
Pembangunan fasilitas sekolah di Kecamatan Pakisaji menjadi langkah berikutnya. "Harapannya, lulusan terbaik nantinya bisa dilayani di Sekolah Nasional Terintegrasi. Sementara ini masih dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan, insyaallah tahun depan sudah di Pakisaji," ujar Nugraheni.
Suasana Belajar Menyenangkan Versi Siswa
Salah satu siswa SNT 14 Jepara, Kenzhy, asal Desa Langon, Kecamatan Tahunan, mengaku senang bisa bersekolah di sana. Ia merasa kegiatan belajar yang dijalani menyenangkan dan sesuai minatnya, sementara lingkungan pertemanan yang nyaman membuatnya betah.
"Terima kasih Pak Presiden Prabowo, saya bisa sekolah di SNT 14 Jepara. Belajarnya seru dan sesuai minat. Selamat ulang tahun Pak Presiden," ucap Kenzhy.