DEMAK — Rotasi di jajaran Polres Demak menyentuh dua posisi strategis sekaligus. AKP Thoriq Aziz berpindah sebagai Perwira Pertama Divisi Hukum Polri, sedangkan AKP Kumaidi melanjutkan tugas di Pama Polrestabes Semarang.
AKP Raymond Daniel Titaheluw bukan nama baru di lingkungan kepolisian setempat. Sebelum menjabat Kapolsek Mranggen, Raymond bertugas sebagai Kasat Lantas Polres Semarang.
Pesan Kapolres: Mutasi Harus Berujung Perbaikan Layanan
Dalam amanatnya, AKBP Samel menekankan bahwa pergantian personel tidak cukup berhenti pada seremonial. Pejabat baru diminta melanjutkan program yang berjalan baik sekaligus membenahi kekurangan yang ada.
"Pergantian jabatan bukan sekadar pergantian personel, tetapi harus membawa perbaikan dalam pelaksanaan tugas," tegas AKBP Samel.
Ia juga mengingatkan bahwa penilaian keberhasilan kepolisian tidak berhenti pada urusan internal. Menurutnya, kualitas pelayanan yang dirasakan warga menjadi ukuran akhir.
"Keberhasilan tugas kepolisian pada akhirnya tercermin dari kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat," ujarnya.
Jalur Pantura Jadi Prioritas Kasat Lantas Baru
AKP Fajrian Rizki mendapat tugas langsung dari Kapolres untuk memahami karakter lalu lintas Kabupaten Demak. Jalur Pantura disebut sebagai salah satu urat nadi mobilitas warga dan distribusi barang di wilayah itu.
Personel di lapangan diminta lebih optimal mengantisipasi kemacetan. Penanganan kecelakaan lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan masuk dalam daftar prioritas yang disampaikan dalam sertijab.
Rotasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang berjalan rutin. Evaluasi kinerja pejabat baru akan terlihat dari kondisi lalu lintas dan pelayanan di wilayah masing-masing dalam bulan-bulan mendatang.