Pencarian

6 Tempat Ikonik di Jogja yang Wajib Masuk Itinerary

Selasa, 27 Oktober 2026 • 14:51:01 WIB
6 Tempat Ikonik di Jogja yang Wajib Masuk Itinerary
Kompleks Candi Prambanan di Jawa Tengah, salah satu landmark bersejarah di kawasan Jogja.

JAWA TENGAH — Liburan ke Jogja kurang lengkap kalau cuma mampir ke satu-dua spot. Kota ini punya sederet destinasi yang sudah melekat dengan identitasnya, dari candi bersejarah sampai kawasan pusat kota yang hidup sampai malam. Enam tempat berikut bisa jadi kerangka itinerary biar perjalananmu lebih terarah.

Jogja bukan sekadar kota tujuan singgah. Setiap sudutnya menyimpan cerita, dan sebagian destinasi sudah jadi penanda yang sulit dipisahkan dari kota ini. Menyusun daftar kunjungan sejak awal membantu kamu memakai waktu liburan dengan lebih efisien.

1. Candi Prambanan

Kompleks candi Hindu ini jadi salah satu landmark paling dikenal di kawasan Jogja. Bangunannya menjulang megah sehingga mudah dikenali bahkan dari kejauhan.

Di dalam kawasan berdiri tiga candi utama yang dipersembahkan untuk Trimurti: Brahma, Wisnu, dan Siwa. Relief di sepanjang ketiga candi mengisahkan Ramayana dan Kresnayana, jadi kamu bisa sekaligus belajar sejarah lewat ukiran.

Pagi hari cocok untuk menjelajah dengan suasana lebih tenang, sementara sore memberi cahaya bagus untuk berfoto. Kalau mau lanjut, Sendratari Ramayana digelar tiap Selasa, Kamis, dan Jumat pukul 19.30 WIB di ruang terbuka berlatar candi.

2. Keraton Ratu Boko

Tak jauh dari Prambanan, Ratu Boko menawarkan suasana berbeda: kompleks peninggalan bersejarah yang lebih luas dan terbuka. Pintu Gapura Ratu Boko jadi spot favorit untuk berfoto.

Karena berada di area berketinggian, kawasan ini dikenal sebagai salah satu tempat menikmati sunset terbaik di Jogja. Datang menjelang sore memberi kamu waktu berjalan santai sambil menunggu langit berubah warna.

Ada momen spesial pada 14 November 2026. Pertunjukan Sandyakala Mantra Bhuwana digelar gratis bagi pemegang tiket masuk, dimulai pukul 16.30 WIB saat matahari mulai terbenam.

3. Malioboro

Hampir setiap pembicaraan soal Jogja akan menyinggung Malioboro. Kawasan ini merangkum suasana khas kota dalam satu tempat.

Trotoarnya bisa disusuri dengan berjalan kaki sambil berburu oleh-oleh atau mencicipi kuliner. Menjelang sore hingga malam, kawasan ini makin hidup berkat aktivitas wisatawan dan warga lokal.

Bagi yang baru pertama kali ke Jogja, agenda sederhana ini tetap berkesan. Tidak perlu rencana rumit, cukup luangkan waktu satu malam.

4. Keraton Yogyakarta

Berada di pusat kota, Keraton Yogyakarta jadi tempat penting untuk mengenal sejarah dan budaya Kesultanan Yogyakarta. Berbagai koleksi berkaitan dengan kehidupan keraton dipamerkan di sini, dari benda bersejarah hingga perlengkapan tradisional.

Suasana di dalam kompleks memberi pengalaman yang berbeda dari destinasi wisata modern. Lokasinya strategis, jadi mudah dipadukan dengan tempat lain di pusat kota.

Setelah berkunjung, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Malioboro atau Alun-Alun Kidul tanpa harus menempuh jarak jauh.

5. Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Masih di kawasan pusat kota, Titik Nol Kilometer jadi salah satu area yang ramai dikunjungi wisatawan. Posisinya berada di antara sejumlah bangunan bersejarah.

Kamu bisa berjalan kaki menyusuri kawasan sambil mengamati bangunan peninggalan kolonial di sekitarnya. Saat malam tiba, suasana area ini berubah dan tetap menarik untuk dijelajahi.

Enam destinasi di atas memberi gambaran betapa padatnya pilihan wisata di Jogja. Susun urutan kunjungan sesuai lokasi dan waktu, lalu nikmati perjalanan tanpa terburu-buru.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: injourneydestination.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks