Pencarian

INALUM Raih Rating BBB- dari S&P, Naik ke Investment Grade

Sabtu, 12 September 2026 • 09:49:31 WIB
INALUM Raih Rating BBB- dari S&P, Naik ke Investment Grade
Peringkat INALUM naik menjadi BBB- dari S&P Global Ratings.

JAWA TENGAH — Peringkat tersebut tertuang dalam laporan S&P Global Ratings yang menilai posisi strategis INALUM dalam Grup MIND ID, termasuk kuatnya dukungan pemerintah melalui holding BUMN tambang itu. Lembaga pemeringkat asal Amerika Serikat tersebut juga menyoroti peran INALUM sebagai penggerak hilirisasi bauksit dan pengembangan rantai nilai aluminium nasional.

Penilaian itu sejalan dengan agenda strategis MIND ID untuk memperkuat industri mineral dan logam terintegrasi di Indonesia. Keterkaitan erat INALUM dengan MIND ID, baik secara strategis maupun finansial, dinilai turut memperkuat profil kredit perusahaan.

Arti Investment Grade bagi INALUM

Status investment grade menjadi modal penting bagi INALUM untuk memperkuat kredibilitas di pasar keuangan domestik dan internasional. Peringkat ini membuka peluang perusahaan mendapatkan pendanaan dengan biaya lebih murah, terutama untuk membiayai agenda ekspansi hilirisasi yang sedang berjalan.

Outlook stabil mencerminkan ekspektasi S&P terhadap keberlanjutan kinerja operasional dan arus kas INALUM. Lembaga itu juga menilai dukungan MIND ID akan konsisten menopang peran strategis INALUM bagi pengembangan industri aluminium nasional.

Fokus Ekspansi: SGAR 2 dan Smelter 2

Direktur Utama INALUM Melati Sarnita menyebut capaian ini sebagai pengakuan sekaligus momentum untuk memperkuat fundamental bisnis. Menurutnya, investment grade merupakan tanggung jawab untuk menjaga kinerja perusahaan secara prudent dan berkelanjutan.

"Di tengah agenda ekspansi dan hilirisasi, kami akan memastikan bahwa pertumbuhan tidak hanya mengejar skala tetapi tetap dibangun di atas fundamental operasional yang kuat, disiplin finansial, dan tata kelola yang baik dan kuat," kata Melati, Jumat (11/9/2026).

Dengan dukungan MIND ID, INALUM akan terus memperkuat rantai nilai aluminium nasional dari hulu ke hilir. Dua proyek yang menjadi prioritas adalah pengembangan SGAR 2 dan Smelter 2.

"Pengembangan SGAR 2 dan Smelter 2 tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas tetapi juga untuk memperkuat kemandirian bahan baku, daya saing industri aluminium nasional serta menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia," ujarnya.

Pendorong Hilirisasi Bauksit Nasional

Dalam laporannya, S&P menempatkan INALUM sebagai penggerak hilirisasi bauksit dan pengembangan rantai nilai aluminium nasional. Posisi ini sejalan dengan agenda strategis MIND ID untuk memperkuat industri mineral dan logam terintegrasi di Indonesia.

Hilirisasi mineral sendiri mencatatkan investasi Rp206,5 triliun sepanjang semester I 2026. Angka itu menunjukkan skala komitmen pemerintah dalam mendorong pengolahan bahan mentah di dalam negeri, dengan aluminium menjadi salah satu sektor prioritas.

Bagi INALUM, kombinasi dukungan induk usaha, peran strategis dalam rantai pasok nasional, dan status investment grade menjadi fondasi untuk melanjutkan transformasi industri aluminium. Ke depan, pasar akan mencermati realisasi proyek SGAR 2 dan Smelter 2 sebagai penentu apakah ekspansi kapasitas benar-benar berjalan sesuai target.

Investasi mengandung risiko.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks