Pencarian

Bupati Kendal Pimpin Penanaman 260 Ribu Pohon di DAS Bodri, Target Rampung Dua Bulan

Senin, 07 September 2026 • 15:31:31 WIB
Bupati Kendal Pimpin Penanaman 260 Ribu Pohon di DAS Bodri, Target Rampung Dua Bulan
Bupati Kendal memimpin penanaman pohon perdana di Desa Wonosari, Pegandon, sebagai awal rehabilitasi DAS Bodri.

KENDAL — Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memimpin langsung penanaman pohon perdana di Desa Wonosari, Kecamatan Pegandon, Senin (7/9/2026). Kegiatan ini menjadi titik awal rehabilitasi DAS Bodri yang menyasar tiga desa sekaligus, yakni Wonosari, Singorojo, dan Sukodadi.

Total ada sekitar 260 ribu bibit pohon yang akan ditanam di lahan seluas 652 hektare. Bupati yang akrab disapa Tika itu menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni lingkungan, melainkan bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim dan menjaga keberlangsungan ekosistem.

Investasi Jangka Panjang untuk Cegah Banjir dan Erosi

Menurut Tika, keberadaan DAS Bodri sangat strategis bagi masyarakat Kendal. Fungsi kawasan ini tidak hanya mengendalikan erosi dan mengurangi risiko banjir, tetapi juga menjaga ketersediaan air tanah.

"Menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi untuk masa depan dan warisan berharga bagi generasi yang akan datang," ujar Bupati Tika dalam keterangannya.

Ia menambahkan, penurunan kualitas vegetasi di sekitar daerah aliran sungai harus direspons cepat dengan tindakan konservasi nyata. Penghijauan dinilai mampu menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan kualitas udara, serta mencegah erosi dan banjir bandang.

Jenis Pohon dan Skema Pemeliharaan Hingga 2029

Manager K3, Lingkungan, dan Keamanan PT PLN UIT JBT, Yenni D Ariyanto, merinci luasan lahan di setiap desa. Untuk Desa Wonosari sendiri, area yang direhabilitasi mencapai 214 hektare.

Jenis pohon yang ditanam di antaranya sengon dan jabon. PLN juga menanam tanaman buah melalui pola tumpang sari seperti durian, nangka, dan rambutan yang diharapkan memberi nilai tambah ekonomi bagi warga sekitar.

"Harapannya kegiatan penanaman ini bisa memberikan nilai tambah ekonomi kepada masyarakat di sekitar desa. Salah satu tanaman yang kami tanam adalah tanaman tumpang sari sehingga bisa memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat," kata Yenni.

Untuk memastikan bibit tumbuh optimal, PLN akan melakukan pemeliharaan berkala selama tiga tahun, terhitung mulai 2026 hingga akhir 2029 atau awal 2030. Setelah masa pemeliharaan selesai, PLN akan berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk proses serah terima hasil rehabilitasi.

Imbauan Jaga Jarak Aman dari Jaringan Listrik

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tika menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat yang ingin menanam pohon di dekat jalur transmisi. Ia meminta agar warga tetap memperhatikan jarak aman bebas atau Right of Way (ROW) untuk menghindari potensi gangguan jaringan listrik.

"Kami juga perlu menitipkan pesan dan mengimbau kepada masyarakat agar penanaman pohon di sekitar jalur jaringan transmisi listrik tetap memperhatikan jarak aman bebas," pesannya.

Bupati memberikan apresiasi kepada PLN atas inisiatif gotong royong menjaga kelestarian lingkungan ini. Program rehabilitasi DAS Bodri dinilai sebagai langkah konkret kolaborasi antara BUMN dan pemerintah daerah dalam merespons tantangan lingkungan.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritajateng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks