Pencarian

Benarraba, Desa Andalusia yang Menyambut Pekerja Jarak Jauh di Tengah Ancaman Kepunahan

Jumat, 21 Agustus 2026 • 14:11:02 WIB
Benarraba, Desa Andalusia yang Menyambut Pekerja Jarak Jauh di Tengah Ancaman Kepunahan
Pekerja jarak jauh dari berbagai negara berbaur dengan warga lokal dalam kegiatan melukis bersama di Benarraba, Andalusia, Spanyol.

JAWA TENGAH — Desa-desa kecil di Spanyol perlahan kehilangan napas. Anak muda berbondong-bondong ke Madrid atau Barcelona untuk kuliah dan bekerja, sementara kota-kota besar justru sesak oleh jutaan turis. Namun di Benarraba, skenario itu berbalik. Desa bercat putih yang menempel di lereng pegunungan Andalusia ini justru ramai oleh perpaduan unik: remaja lokal yang belajar coding, wanita paruh baya yang jalan kaki ke lapangan padel, dan pekerja jarak jauh dari Korea Selatan yang ikut memasak di dapur komunitas.

Pemandangan itu bukan kebetulan. Rooral, organisasi nirlaba yang didirikan Juan Barbed, sengaja mempertemukan pekerja digital dengan warga lokal. Barbed, yang pernah bekerja remote di lebih dari 40 negara, merancang program ini dengan satu prinsip: komunitas adalah pusat segalanya. "Jika tidak berjalan untuk warga lokal, tidak masuk akal," katanya.

Daya Tarik Utama: Hidup Bersama, Bukan Sekadar Numpang Lewat

Berbeda dari sekadar sewa villa dan kerja di depan laptop, peserta Rooral didorong terlibat dalam kehidupan desa. Mereka ikut les bahasa Spanyol, menghadiri makan malam bersama, atau mengadakan workshop berbagi budaya dari negara asal. Suasana akrabnya terasa seperti keluarga besar, bukan sekadar tempat singgah.

Salah satu momen yang paling diingat peserta adalah melukis bersama sekelompok perempuan lokal yang akrab disapa "para nenek". Ada juga kegiatan membantu tetangga merawat kebun herbal atau memetik jeruk di lereng gunung. Interaksi sederhana ini yang membuat desa terasa hidup kembali.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Selain bekerja dan berinteraksi dengan warga, peserta Rooral punya banyak pilihan kegiatan di sekitar Benarraba:

- Mengunjungi Crestellina, peternakan kambing tradisional untuk belajar membuat keju - Menjelajahi desa-desa tetangga yang dihiasi instalasi seni skala besar di perbukitan - Mendaki jalur pegunungan di sekitar desa - Berlatih bahasa Spanyol sambil minum tinto de verano di bar lokal saat matahari terbenam

Cara Bergabung dengan Program Rooral

Rooral beroperasi dua kali setahun, yaitu musim semi dan musim gugur. Durasi tinggal mulai dari dua minggu hingga dua bulan. Peserta bisa menyewa satu rumah penuh atau satu kamar di salah satu dari tiga rumah co-living yang tersedia. Semua peserta mendapat akses ke ruang co-working lengkap dengan area bersama, ruang rapat, dan teras yang menghadap lembah.

Dalam satu waktu, biasanya ada enam hingga dua belas peserta yang tinggal di desa, mayoritas berusia pertengahan 30-an hingga 40-an. Setiap peserta rata-rata menyuntikkan sekitar USD 1.765 atau sekitar Rp 28 juta ke ekonomi lokal per bulan. Ini menjadi suntikan berarti bagi desa yang sebagian besar rumahnya hanya dihuni saat musim panas.

Mengapa Program Ini Penting Sekarang

Spanyol menghadapi masalah serius bernama España Vaciada atau "Spanyol Kosong". Barcelona dan Madrid menyerap 90 persen pendapatan pariwisata negara dengan hampir 100 juta kunjungan tahunan. Sementara itu, proyeksi pemerintah menyebut 42 persen dari 8.000 desa di Spanyol berisiko kehilangan total populasinya. Tradisi budaya dan praktik pertanian seperti panen gabus untuk kerajinan dan produksi anggur ikut terancam punah.

Rooral memang baru beroperasi di Benarraba, tapi model serupa mulai bermunculan di daerah lain seperti Anceu di Galicia. Barbed berencana menggunakan kelebihan dana untuk membuat sumber daya agar desa lain bisa meniru model ini. "Satu program seperti ini tidak bisa menyelamatkan semua desa, dan satu-satunya cara agar inisiatif ini berhasil adalah berjalan secepat kepercayaan," ujarnya.

Tips Berkunjung dan Durasi Ideal

Bagi traveler yang ingin merasakan pengalaman tinggal di desa Spanyol yang otentik, waktu terbaik adalah musim semi atau gugur saat program berjalan. Suhu lebih sejuk dan suasana desa lebih hidup. Durasi ideal untuk benar-benar merasakan ritme kehidupan Benarraba adalah minimal satu bulan, seperti yang dilakukan banyak peserta.

Anabel Zurdo, warga yang tinggal di Benarraba sejak kecil, merasakan sendiri dampaknya. "Senang melihat wajah-wajah baru di desa. Peserta Rooral mengajari saya bahwa semua orang bisa cocok di sini," katanya. Bagi sebagian peserta, meninggalkan jejak nyata di komunitas menjadi nilai tambah tersendiri, seperti yang dilakukan Kristinka Lazar yang memanfaatkan waktunya untuk proyek khusus sebelum akhirnya kembali ke negaranya.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cntraveler.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks