SLAWI — Kabupaten Tegal mencatatkan tren positif di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026. Kontingen daerah itu memastikan diri membawa pulang 11 medali, terdiri dari dua emas, empat perak, dan lima perunggu.
Capaian ini disampaikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Tegal, Mujahidin, melalui Kepala Bidang Olahraga Nurkhakim, Rabu (9/9/2026).
Dua Emas dari Judo dan Panahan
Cabang olahraga judo dan panahan menjadi penyumbang medali emas bagi kontingen Kabupaten Tegal. Kedua cabor ini tampil dominan dan menjadi tumpuan utama dalam perburuan poin tertinggi.
Empat medali perak diraih dari cabang panahan, judo, dan atletik. Sementara lima medali perunggu dipersembahkan atlet tinju, pencak silat, menembak, dan karate.
"Dua medali emas diraih dari cabor judo dan panahan. Kemudian empat medali perak berasal dari panahan, judo, dan atletik. Sementara lima perunggu masing-masing dari tinju, pencak silat, menembak, dan karate," ungkap Nurkhakim.
Melampaui Capaian POPDA Sebelumnya
Perolehan medali tahun ini menandai peningkatan signifikan dibanding POPDA Jateng edisi sebelumnya. Pada ajang lalu, kontingen Kabupaten Tegal hanya mampu membawa pulang satu medali emas dan lima medali perunggu.
Kenaikan jumlah medali emas dan perak menjadi sinyal membaiknya kualitas pembinaan atlet pelajar di daerah tersebut. Pembinaan yang konsisten di cabang olahraga unggulan mulai menunjukkan hasil nyata di tingkat provinsi.
Evaluasi Tetap Jalan Meski Grafik Naik
Dinas Porapar Kabupaten Tegal menegaskan tidak akan berpuas diri dengan capaian ini. Evaluasi menyeluruh tetap bakal dilaksanakan guna menghadapi persaingan yang kian kompetitif pada perhelatan mendatang.
Langkah pembinaan berkelanjutan dinilai penting untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi atlet pelajar. Beberapa cabang olahraga beregenerasi tinggi seperti panahan, judo, dan atletik menjadi prioritas pengembangan ke depan.