Pencarian

Musim Kemarau, Bupati Tegal Ingatkan Warga Soal Larangan Bakar Sampah Sembarangan dan Ancaman Kebakaran

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 11:46:01 WIB
Musim Kemarau, Bupati Tegal Ingatkan Warga Soal Larangan Bakar Sampah Sembarangan dan Ancaman Kebakaran
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengimbau warga tidak membakar sampah sembarangan saat musim kemarau untuk mencegah kebakaran.

SLAWI — Musim kemarau membawa ancaman ganda bagi warga Kabupaten Tegal. Selain terik matahari yang menyengat, kondisi lingkungan yang kering membuat api mudah berkobar dan cepat merembet ke area lain.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengingatkan agar warga tidak lengah dan menghindari aktivitas yang berisiko memicu kebakaran, terutama membakar sampah kering yang mudah tersulut.

Api Kecil Bisa Menjadi Kobaran Besar

Ischak menegaskan, kebakaran kerap berawal dari hal sepele yang tidak diawasi. Tumpukan sampah, rumput, dan semak kering adalah bahan bakar sempurna bagi api untuk membesar dalam hitungan menit.

"Kalau ada sampah kering, lebih baik dikumpulkan dan dibawa kepada petugas kebersihan. Kita cegah bersama agar tidak terjadi kebakaran," kata Ischak, Jumat (28/8).

Kewaspadaan warga disebutnya menjadi benteng pertama. Pemerintah desa juga diminta aktif mengingatkan warganya agar tidak melakukan aktivitas berisiko yang bisa memicu kebakaran.

Waspadai Dampak Panas pada Anak

Selain kebakaran, Bupati Tegal juga menyoroti kesehatan warga di tengah cuaca panas. Anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan terkena dampak aktivitas di bawah terik matahari.

Orang tua diminta memastikan anak-anak cukup minum, tidak terlalu lama beraktivitas di luar ruangan, dan menjaga pola hidup sehat selama musim kemarau.

"Cuaca panas seperti ini juga harus kita waspadai. Kesehatan anak-anak harus tetap dijaga," ujarnya.

Kesiapsiagaan Bukan Hanya Tugas Pemerintah

Ischak menekankan bahwa penanganan bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat dan pemerintah desa sangat menentukan dalam memperkecil dampak ketika bencana datang.

Masyarakat yang peka terhadap lingkungan dapat menjadi mata dan telinga pertama dalam mendeteksi potensi bencana. Sementara itu, pemerintah desa harus aktif memberikan imbauan serupa kepada warganya.

"Penanganan bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah desa juga menjadi bagian penting," kata Ischak.

Pemerintah Kabupaten Tegal berkomitmen terus hadir memberikan dukungan sesuai kewenangan dan kemampuan. Namun, upaya tersebut akan jauh lebih efektif jika dibarengi kesadaran masyarakat, sebab mencegah kebakaran jauh lebih mudah dibandingkan memadamkan api yang sudah telanjur membesar.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jateng.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks