TEGAL — Perhelatan Kompetisi Ekonomi (Kompek) 2026 mencatat babak baru dalam sejarahnya. Setelah lima tahun berjalan, ajang yang digagas OJK Tegal ini untuk pertama kalinya mempertemukan pelajar lintas provinsi di Pulau Jawa, menjadikannya panggung persaingan ide dan nalar ekonomi yang lebih luas.
Sebanyak 465 pelajar dari 155 tim ambil bagian dalam kompetisi yang puncaknya digelar di Aula Kampus II Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Sabtu (22/8/2026). Dari sekian banyak peserta, SMAK Penabur Cirebon keluar sebagai juara umum, membawa pulang gelar setelah bersaing ketat dalam berbagai tahap penilaian.
Dari Eks-Karesidenan Pekalongan ke Panggung Jawa
Perluasan skala ini bukan tanpa proses. Kompek pertama kali digelar pada 2021 dengan cakupan awal wilayah eks-Karesidenan Pekalongan. Dua tahun berikutnya, tepatnya pada 2024-2025, kompetisi ini melebar ke tingkat Jawa Tengah sebelum akhirnya menjangkau Pulau Jawa pada 2026.
Kepala OJK Tegal, Kurnia Tri Puspita, menyebut perluasan ini sebagai strategi konkret memperkuat literasi keuangan sejak dini. Hal ini dinilai krusial di tengah derasnya digitalisasi sektor jasa keuangan yang kerap diiringi risiko baru.
"Pemahaman pengelolaan keuangan pribadi dan kewaspadaan terhadap risiko keuangan digital menjadi kunci membentuk generasi muda yang mandiri secara finansial," ujar Nia, sapaan akrabnya.
Bukan Sekadar Cerdas Cermat, Ada Battle of Ideas
Kompek 2026 tidak hanya menguji hafalan teori ekonomi. Format kompetisi dirancang lebih kompleks dengan menggabungkan uji pemahaman ekonomi, kompetisi cepat tepat, hingga presentasi gagasan dalam sesi battle of ideas.
Melalui format ini, para pelajar dituntut berpikir kritis dan mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak. Nia menegaskan bahwa pemahaman konsep saja tidak cukup; yang lebih penting adalah bagaimana pelajar mampu merumuskan solusi atas persoalan ekonomi yang aplikatif.
Sesi battle of ideas menjadi salah satu arena yang paling dinantikan. Di sinilah para peserta beradu argumen dan mempertahankan gagasan mereka di hadapan juri, mengasah kemampuan analitis sekaligus kepercayaan diri.
Kolaborasi Kampus dan Regulator
Penyelenggaraan Kompek 2026 juga melibatkan perguruan tinggi sebagai mitra strategis. Wakil Rektor I UPS Tegal, Dhien Noviany Rahmatika, menilai kolaborasi antara OJK dan kampus merupakan langkah penting dalam membangun kapasitas generasi muda.
"Peserta tidak hanya diuji secara akademis, tetapi juga didorong menghasilkan gagasan yang relevan bagi masyarakat," kata Dhien Noviany.
Rangkaian kegiatan Kompek 2026 sendiri telah dimulai sejak pendaftaran dibuka pada 30 Juni hingga 8 Agustus 2026. Setelah melalui seleksi panjang, para finalis akhirnya bertemu di Kota Tegal untuk memperebutkan gelar juara tingkat Pulau Jawa.