Pencarian

Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Lansia di Posyandu Wonosekar Demak Senam Kaki untuk Cegah Komplikasi Diabetes

Senin, 24 Agustus 2026 • 13:16:02 WIB
Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Lansia di Posyandu Wonosekar Demak Senam Kaki untuk Cegah Komplikasi Diabetes
Lansia mengikuti senam kaki diabetes yang dipandu mahasiswa KKN UPGRIS di Posyandu Lansia Desa Wonosekar, Demak.

DEMAK — Puluhan lansia di Desa Wonosekar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, mengikuti senam kaki diabetes yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) di Posyandu Lansia setempat. Kegiatan ini dirancang sebagai langkah preventif mengingat sejumlah warga di desa tersebut tercatat mengidap diabetes.

Dalam praktiknya, para mahasiswa memandu peserta melakukan gerakan peregangan dan perputaran sendi kaki secara bersama-sama. Gerakan yang diajarkan terbilang sederhana dan aman dilakukan lansia, sehingga bisa dipraktikkan mandiri di rumah tanpa memerlukan alat bantu khusus.

Gerakan Sederhana yang Bisa Dilakukan di Rumah

Rosa Lindah, S.Tr.Keb., Bidan Desa Wonosekar, menyampaikan bahwa keberadaan warga penderita diabetes menjadi alasan utama pentingnya kegiatan ini. Menurutnya, senam kaki bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan bagian dari upaya mencegah gangguan saraf dan pembuluh darah yang sering menjadi komplikasi diabetes.

"Di Desa Wonosekar ini ada beberapa warga yang terkena diabetes, jadi senam kaki seperti ini cukup penting untuk dilakukan. Gerakannya juga sederhana dan bisa dilakukan sendiri di rumah," ujarnya.

Rosa menambahkan, edukasi yang diberikan tidak hanya sebatas praktik gerakan. Para peserta juga mendapat pemahaman mengenai cara menjaga kebersihan dan kelembapan kulit kaki, serta pentingnya memeriksa kondisi kaki secara berkala untuk mendeteksi luka sejak dini.

Harapan untuk Kesehatan Lansia Desa Wonosekar

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN UPGRIS di bidang kesehatan masyarakat. Para mahasiswa berharap ilmu yang dibagikan dapat terus diterapkan oleh para lansia dalam keseharian mereka, sehingga kualitas hidup warga Desa Wonosekar dapat meningkat.

"Harapannya, warga bisa rutin melakukannya agar kesehatan kaki tetap terjaga," kata Rosa Lindah.

Melalui pendekatan langsung dan praktik bersama, mahasiswa KKN UPGRIS berupaya menjembatani akses informasi kesehatan bagi masyarakat desa. Edukasi semacam ini dinilai efektif karena dikemas dengan cara yang mudah dipahami dan langsung dipraktikkan oleh peserta. (aln)

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jatengpos.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks