JAWA TENGAH — Menghadapi momen nasional, PLN UIW MMU tidak hanya menyiapkan personel, tetapi juga memastikan 168 sistem kelistrikan yang tersebar di Maluku dan Maluku Utara dalam kondisi prima. General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Dony Noor Gustiarsyah, menegaskan bahwa apel siaga yang digelar serentak ini merupakan langkah penting untuk memberikan pelayanan terbaik.
"Kemerdekaan harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk masyarakat yang berada di wilayah kepulauan Maluku dan Maluku Utara," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima baru-baru ini.
Dukungan Peralatan dan Pengamanan Lokasi Prioritas
Untuk memperkuat pelayanan di lapangan, PLN menyiagakan berbagai peralatan operasional pendukung. Sebanyak 67 unit genset, 30 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), dan 10 unit UPS disiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan. Selain itu, 174 kendaraan operasional dan 56 motor patroli diterjunkan untuk mempercepat respons tim di lapangan.
PLN juga melakukan pengamanan ketat di 34 lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Lokasi-lokasi tersebut meliputi area upacara, kantor pemerintahan, rumah sakit, bandara, pelabuhan, hingga kawasan wisata yang diprediksi ramai dikunjungi selama libur panjang perayaan kemerdekaan.
Koordinasi Antarunit dan Ketahanan Pasokan Bahan Bakar
Dari sisi pembangkitan, PLN UIW MMU memastikan ketersediaan energi primer dengan menjaga stok bahan bakar operasional tetap aman. Hal ini dilakukan agar pembangkit dapat beroperasi secara optimal dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat selama masa siaga.
Apel Siaga Kelistrikan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), termasuk UP3 Ambon, UP3 Ternate, UP3 Sofifi, UP3 Masohi, UP3 Saumlaki, UP3 Tual, dan UP3 Tobelo, serta UP3B Maluku. Di Pulau Ambon, apel dipusatkan di Unit Layanan Pelanggan Ambon Kota dengan pembina apel Senior Manager Transmisi dan Distribusi PLN UIW Maluku dan Maluku Utara.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel, peralatan kerja, dan sarana pendukung kelistrikan. PLN juga memperkuat koordinasi antarunit untuk menangani potensi gangguan secara cepat dan tepat, mengingat karakteristik wilayah kepulauan yang menuntut sinergi kuat antara unit pelayanan, pengatur sistem, dan tim operasional demi menjaga keandalan listrik selama perayaan HUT ke-81 RI.