Pencarian

Land Rover Defender hingga Range Rover di Recall JLR, 23.677 Unit Kena Power Loss

Selasa, 29 September 2026 • 12:19:31 WIB
Land Rover Defender hingga Range Rover di Recall JLR, 23.677 Unit Kena Power Loss
Jaguar Land Rover menarik 23.677 unit SUV hybrid 48 volt di Amerika Serikat akibat malfungsi DC-DC converter.

JAWA TENGAH — Jaguar Land Rover menarik 23.677 unit SUV bermesin hybrid 48 volt di Amerika Serikat karena malfungsi DC-DC converter yang bisa memicu kehilangan tenaga penggerak dan lampu eksterior mati. Jumlah ini lebih kecil dari recall April 2026 yang mencakup 170.169 unit untuk masalah serupa. Pemilik kendaraan akan mendapat pembaruan perangkat lunak gratis, dengan pemberitahuan dikirim paling lambat 13 November 2026.

Berkas yang diajukan Jaguar Land Rover ke National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menyebut DC-DC converter pada SUV hybrid 48 volt bisa mengalami kegagalan elektrik saat beban listrik tinggi. Komponen itu berfungsi menyeimbangkan tegangan di dalam sistem hybrid yang menggabungkan baterai dan mesin bensin.

Model yang Terdampak Recall JLR

Ada sembilan lini model yang masuk daftar penarikan, mencakup rentang produksi 2019 hingga 2024. Model dengan populasi terbanyak adalah Range Rover Sport (10.973 unit), disusul Land Rover Defender (8.100 unit), Range Rover (3.849 unit), dan Land Rover Discovery (552 unit).

Sejumlah model lain hanya terdampak dalam jumlah sangat kecil: tiga unit Land Rover Discovery Sport, 10 unit Jaguar E-Pace, 35 unit Range Rover Evoque, 76 unit Range Rover Velar, dan 79 unit Jaguar F-Pace.

Gejala yang Dialami Pemilik

Saat converter gagal, pengemudi akan melihat lampu peringatan yang meminta berhenti begitu aman. Ketika daya baterai terus terkuras, kendaraan akhirnya meluncur berhenti dan lampu eksterior ikut padam. Kondisi ini muncul akibat beban listrik yang tidak seimbang pada momen permintaan daya tinggi.

Antara April dan September 2026, JLR menerima 393 klaim dan laporan lapangan terkait masalah tersebut. Tidak ada laporan cedera maupun kecelakaan dari insiden ini.

Beda dari Recall April 2026

Penarikan kali ini merupakan kelompok yang lebih kecil dari sembilan model yang sudah di-recall pada April 2026 untuk kegagalan DC-DC converter serupa. Perbaikan pertama kala itu mengatasi persoalan perangkat keras pada converter.

Dokumen NHTSA terbaru menyebut sebuah komite investigasi bersama model kecerdasan buatan menemukan bahwa masalah perangkat lunak bisa memicu overload serupa. Komite yang sama juga menemukan bug perangkat lunak yang membuat converter mati saat kendaraan dinyalakan.

Langkah Perbaikan dan Jadwal Pemberitahuan

Dealer JLR akan memasang pembaruan perangkat lunak tanpa biaya ke pemilik. Pembaruan itu memperbaiki bug sekaligus menambahkan mode "limp home" yang aktif otomatis jika DC-DC converter mati. Pemilik kendaraan yang teridentifikasi akan dihubungi paling lambat 13 November 2026.

Bagi pemilik di Indonesia, langkah paling aman adalah memeriksa nomor rangka ke jaringan dealer resmi Jaguar Land Rover untuk memastikan apakah unit termasuk dalam daftar penarikan global ini.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: caranddriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks