Pencarian

BPBD Kota Tegal Teken MoU dengan Sekolah di Tegal Timur, 2 Hari Sosialisasi SPAB Digelar di SDN Mangkukusuman 4

Kamis, 01 Oktober 2026 • 12:16:31 WIB
BPBD Kota Tegal Teken MoU dengan Sekolah di Tegal Timur, 2 Hari Sosialisasi SPAB Digelar di SDN Mangkukusuman 4
Kepala sekolah dan perwakilan guru mengikuti sosialisasi SPAB di Korwil Tegal Timur.

TEGAL — Sosialisasi SPAB di Korwil Tegal Timur diikuti kepala sekolah dan perwakilan satu guru dari setiap sekolah di Dabin 2, 3, dan 4. Turut hadir Ketua Korwil Tegal Timur sekaligus Pengawas Dabin 2, Akhmad Maskur, Pengawas Dabin 3 Akhmad Rifai, Pengawas Dabin 4 Riyanti, serta jajaran BPBD Kota Tegal.

Rangkaian kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan, dan penguatan komitmen bersama. Penandatanganan MoU menjadi penanda bahwa kesiapsiagaan bencana tidak lagi sekadar wacana di ruang kelas, tetapi masuk ke dalam tata kelola satuan pendidikan.

Mengapa Sekolah Jadi Titik Krusial Kesiapsiagaan Bencana

Akhmad Maskur menyebut kesiapsiagaan bencana perlu menjadi bagian dari budaya satuan pendidikan. Sekolah, katanya, bukan hanya tempat berlangsungnya proses pembelajaran, tetapi juga harus mampu memberikan perlindungan dan rasa aman bagi seluruh warga sekolah.

"Satuan pendidikan harus memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Anak-anak, guru, dan seluruh warga sekolah perlu mengetahui apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana. Karena itu, SPAB menjadi program yang penting untuk terus diperkuat di sekolah," ungkap Maskur.

Menurut Maskur, kolaborasi antara sekolah, BPBD, Korwil, pengawas, guru, dan seluruh pemangku kepentingan diperlukan untuk membangun budaya kesiapsiagaan.

"Pengetahuan tentang kebencanaan jangan hanya berhenti pada teori. Harus ada latihan dan simulasi secara berkala sehingga ketika terjadi keadaan darurat, warga sekolah tidak panik dan mengetahui prosedur yang harus dilakukan," tambahnya.

Latihan Berkala, Bukan Sekadar Teori di Kelas

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tegal, Moch. Mabbrur, menegaskan kesiapsiagaan bencana harus dibangun bersama-sama dan dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk satuan pendidikan. Sekolah menempati posisi strategis dalam memberikan edukasi kebencanaan kepada peserta didik sekaligus membangun budaya keselamatan di lingkungan sekolah.

Melalui MoU, sekolah-sekolah di Dabin 2, 3, dan 4 Korwil Tegal Timur memiliki dasar kerja sama yang lebih jelas dengan BPBD Kota Tegal. Kerja sama itu mencakup penguatan kapasitas satuan pendidikan dalam menghadapi potensi bencana.

Penandatanganan kesepakatan ini menjadi langkah awal bagi sekolah-sekolah tersebut untuk menyusun prosedur tetap kebencanaan. Simulasi dan latihan berkala menjadi bagian yang perlu dijalankan agar pengetahuan yang diperoleh selama sosialisasi tidak berhenti di ruang pertemuan.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jateng.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks