Pencarian

Harga Emas Antam Turun Rp 14.000 Jadi Rp 2.581.000 per Gram

Kamis, 01 Oktober 2026 • 09:50:00 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp 14.000 Jadi Rp 2.581.000 per Gram
Harga emas Antam turun Rp 14.000 menjadi Rp 2.581.000 per gram pada Kamis (1/10/2026).

JAWA TENGAH — PT Aneka Tambang Tbk (Antam) memangkas harga emas batangan Rp 14.000 menjadi Rp 2.581.000 per gram pada Kamis (1/10/2026), seiring tekanan jual di pasar emas global. Harga buyback ikut turun ke Rp 2.391.000 per gram, level yang menentukan berapa rupiah yang diterima pemilik emas saat menjual kembali batangannya.

Penurunan harga emas Antam tercatat di laman resmi logammulia.com, Kamis (1/10/2026). Posisi baru Rp 2.581.000 per gram itu turun dari harga sebelumnya Rp 2.595.000 per gram. Buyback atau harga beli kembali Antam juga terpangkas Rp 14.000 menjadi Rp 2.391.000 per gram.

Buyback adalah nominal yang diterima pemilik emas ketika menjual kembali batangannya ke Antam. Sementara harga yang tercantum pada awal perdagangan adalah harga jual Antam kepada konsumen. Selisih keduanya menjadi patokan investor menghitung untung-rugi.

Rincian Harga Emas Antam 1 Oktober 2026

Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, Antam mematok harga Rp 1.340.500. Emas 2 gram dijual Rp 5.112.000, lalu 3 gram Rp 7.650.000, dan 5 gram Rp 12.720.000.

Ukuran menengah juga bergerak searah. Emas 10 gram dibanderol Rp 25.360.000, 25 gram Rp 63.235.000, 50 gram Rp 126.305.000, dan 100 gram Rp 252.460.000.

Antam membuka pemesanan lebih dulu (pre-order) untuk tiga ukuran besar. Emas 250 gram dipatok Rp 630.840.000, 500 gram Rp 1.261.400.000, dan 1.000 gram Rp 2.521.600.000.

Tekanan dari Pasar Global

Harga emas dunia turun pada perdagangan Rabu dan berada di jalur penurunan bulanan. Mengutip CNBC, harga emas di pasar spot melemah 0,7% menjadi US$ 4.152,86 per ons. Sepanjang September, harga emas tercatat turun 6,6%.

Kenaikan harga energi disebut mengalahkan dukungan dari data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan. Harga emas berjangka AS justru ditutup naik 0,2% menjadi US$ 4.186,70 per ons.

"Dengan energi yang bergerak lebih tinggi, obligasi telah kehilangan kenaikannya dan kembali menekan logam mulia. Ini menjadi hari yang mengecewakan bagi emas meskipun peluang kenaikan suku bunga pada Oktober turun secara signifikan setelah hasil core PCE lebih rendah dari perkiraan," kata trader logam independen Tai Wong.

Daya Tarik Emas Mulai Berkurang

Departemen Perdagangan AS mencatat indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) naik 0,3% pada Agustus, setelah meningkat 0,1% pada Juli. Indeks core PCE yang tidak memasukkan harga pangan dan energi naik 3% secara tahunan pada Agustus, sama dengan kenaikan Juli setelah di

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks