SURAKARTA — Ribuan peserta dari berbagai elemen gerakan koperasi memadati kawasan Stadion Manahan, Minggu (12/7). Mereka tidak sekadar berolahraga, tetapi membawa misi memperkuat peran koperasi di tengah masyarakat. Rute sejauh 2,7 kilometer mengelilingi stadion menjadi saksi semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh Dinas Koperasi dan UKM, koperasi swasta, hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Pemprov Jateng Ajak Semua Pihak "Sengkuyung" Bangun Koperasi
Sekda Jawa Tengah Sumarno menegaskan bahwa kebangkitan koperasi tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Dalam sambutannya, ia mengajak dunia usaha, akademisi, dan masyarakat ikut mendukung gerakan ini.
"Pemerintah lagi pingin menghidupkan koperasi. Mari kita sengkuyung bareng-bareng. Koperasi tidak bisa berkembang tanpa dukungan dari semua pihak," ujar Sumarno di hadapan peserta, didampingi Wali Kota Surakarta Respati Ardianto.
Menurut Sumarno, peringatan ke-79 ini harus menjadi momentum awal membangun koperasi yang kuat dan benar-benar menyejahterakan anggota. Ia optimistis kolaborasi lintas sektor mampu mempercepat transformasi koperasi di Jawa Tengah.
Penutup Rangkaian Acara, Pameran hingga Gelar Budaya Digelar Sebelumnya
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Desi Arijani, menjelaskan bahwa Runwalk UMKM merupakan penutup dari rangkaian panjang peringatan Hari Koperasi ke-79. Sebelumnya, berbagai kegiatan telah digelar, mulai dari pameran produk koperasi dan UMKM, sarasehan, tirakatan, hingga gelar budaya yang melibatkan gerakan koperasi dari berbagai daerah.
Desi mengapresiasi dukungan perangkat daerah, instansi vertikal, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian acara. Ia berharap semangat kolaborasi yang terbangun mampu mendorong koperasi menjadi lebih adaptif dan profesional.
"Kami berharap agar sinergi pemerintah dan gerakan koperasi akan terus terjalin, demi mewujudkan perekonomian Jawa Tengah yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Koperasi berdaya, Indonesia berjaya," kata Desi.
Koperasi Desa Merah Putih Jadi Sorotan di Ajang Hari Koperasi
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang belakangan gencar didorong pemerintah sebagai ujung tombak ekonomi desa. Kehadiran mereka di Solo menjadi sinyal bahwa koperasi desa mulai bangkit dan siap bersaing di tingkat provinsi.
Dengan diikuti ribuan peserta dari seluruh Jawa Tengah, peringatan Hari Koperasi ke-79 tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi benar-benar menjadi titik awal kebangkitan ekonomi kerakyatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.