Pencarian

Kebakaran Rumah di Banyumanik Semarang Renggut 2 Balita Kakak Beradik, Asisten Rumah Tangga Masuk ICU

Minggu, 30 Agustus 2026 • 21:16:02 WIB
Kebakaran Rumah di Banyumanik Semarang Renggut 2 Balita Kakak Beradik, Asisten Rumah Tangga Masuk ICU
Kebakaran rumah di Banyumanik, Semarang, menewaskan dua balita kakak beradik, sementara asisten rumah tangga masih dirawat intensif di RSUP Dr. Kariadi.

SEMARANG — Korban jiwa kebakaran rumah di Jalan Cendana Timur, Srondol Wetan, Banyumanik, Semarang, bertambah. AMU (3) mengembuskan napas terakhir pada Minggu pagi (30/8) setelah tiga hari berjuang melawan luka bakar serius, menyusul adiknya, N, yang lebih dulu meninggal pada Kamis malam (27/8).

Kapolsek Banyumanik, Kompol Hengky Prasetyo, membenarkan kabar duka tersebut. Jenazah AMU telah dimakamkan pada pukul 10.00 WIB di samping pusara adiknya.

Sempat Dirawat di Dua Rumah Sakit Sebelum Meninggal

AMU awalnya dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Banyumanik untuk mendapatkan penanganan darurat. Karena kondisinya kritis, balita tersebut kemudian dirujuk ke RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk perawatan lebih lanjut.

Setelah menjalani perawatan intensif selama hampir tiga hari, kondisi AMU terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Dengan berpulangnya AMU, dua anak dalam keluarga tersebut kini telah dimakamkan berdampingan.

Asisten Rumah Tangga Masih Dirawat Intensif

Sementara itu, seorang asisten rumah tangga bernama Nurjanah yang turut menjadi korban dalam musibah tersebut masih berjuang menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Kariadi. Kondisinya terus dipantau oleh tim medis dan Pemerintah Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Beri Dukungan Moril ke Keluarga

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, datang langsung ke rumah duka pada Jumat malam (28/8) untuk menyampaikan belasungkawa. Ia menegaskan bahwa kehilangan buah hati merupakan pukulan yang sangat berat bagi keluarga mana pun.

"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Semarang menyampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam. Kehilangan buah hati adalah duka yang luar biasa berat. Fokus utama kita saat ini adalah mendampingi keluarga, memberikan penguatan mental, serta memastikannya tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini," ujarnya.

Pemkot Semarang berkomitmen memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban selama masa duka. Agustina juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan kesembuhan Nurjanah yang masih dirawat di rumah sakit.

"Mari kita doakan bersama agar anggota keluarga yang masih dirawat di RSUP Dr. Kariadi segera diberikan kesembuhan dan ketabahan," tuturnya.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lingkarjateng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks