Pencarian

Jurnalis dan Petani Kopi Pati Gelar Upacara HUT RI di Puncak Bukit, Harga Robusta Tembus Rp 65 Ribu per Kilogram

Rabu, 19 Agustus 2026 • 21:37:01 WIB
Jurnalis dan Petani Kopi Pati Gelar Upacara HUT RI di Puncak Bukit, Harga Robusta Tembus Rp 65 Ribu per Kilogram
Puluhan jurnalis dan petani kopi mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih di puncak Buba'an Hills, Desa Sitiluhur, Pati.

PATI — Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Journalist Adventure bersama petani kopi setempat menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih di perbukitan Buba'an Hills, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Upacara yang berlangsung di ketinggian dengan latar hamparan kebun kopi dan deretan tenda perkemahan ini menjadi simbol syukur atas membaiknya harga komoditas kopi robusta yang selama ini menjadi mata pencaharian utama warga lereng Gunung Muria.

Harga Kopi Melambung, Petani Rasakan "Kemerdekaan" Ekonomi

Bagi para petani, momen HUT RI tahun ini terasa lebih istimewa dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, harga jual kopi robusta kini berada di level yang tak pernah mereka bayangkan beberapa tahun lalu.

"Kami petani kopi merdeka karena harga kopi alhamdulillah terus melambung. Sampai hari ini harga terbaru kisaran Rp 63 ribu hingga Rp 65 ribu per kilogram," ujar Cholis, salah seorang petani kopi di Gembong.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan nasib petani beberapa tahun silam. Cholis menuturkan, harga kopi sempat terpuruk di kisaran Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu per kilogram. Namun sejak tahun 2023 hingga kini, harga perlahan merangkak naik hingga berlipat ganda.

Kopi Muria Kini Dilirik Pengepul dari Temanggung

Melonjaknya harga komoditas ini diiringi meluasnya permintaan pasar. Kopi Muria jenis robusta yang dihasilkan para petani Gembong kini diminati banyak pengepul dari luar daerah, termasuk dari Temanggung yang dikenal sebagai sentra produksi kopi di Jawa Tengah.

Ia pun berharap stabilitas harga yang menguntungkan ini dapat terus terjaga demi kepastian pendapatan petani di masa mendatang.

Bukan Sekadar Upacara, Ada Misi Promosi Kopi Lokal

Kepala Suku Journalist Adventure, Hery Purwaka, mengungkapkan bahwa upacara bendera di alam terbuka merupakan agenda rutin komunitas jurnalis Pati setiap menyambut hari kemerdekaan. Sebelumnya, mereka pernah menggelar upacara serupa di dalam gua yang menjadi objek wisata lokal.

Pemilihan Buba'an Hills sebagai lokasi tahun ini bukan tanpa alasan. Selain mengampanyekan kepedulian terhadap kelestarian alam, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi wisata dan kopi asli lereng Gunung Muria.

"Tahun ini kami bersama petani kopi upacara bersama sebagai bentuk kepedulian kami dengan kopi asli Pati. Sekalian kami mengampanyekan bahwa kopi dari Pati ini sangat layak untuk dipromosikan ke luar Pati," ucapnya.

Melalui sinergi antara jurnalis dan petani ini, momentum HUT ke-81 RI diharapkan tidak hanya mempererat tali kebersamaan, tetapi juga semakin mengangkat potensi kopi lokal Kabupaten Pati agar semakin dikenal luas di kancah nasional.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: joglojateng.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks