Pencarian

Mahasiswi STAI Pati Ni’matun Nahdhiyah Sabet Juara 1 Lomba Esai Internasional ISSO 2026, Kalahkan Peserta dari Berbagai Kampus

Rabu, 19 Agustus 2026 • 20:15:01 WIB
Mahasiswi STAI Pati Ni’matun Nahdhiyah Sabet Juara 1 Lomba Esai Internasional ISSO 2026, Kalahkan Peserta dari Berbagai Kampus
Ni’matun Nahdhiyah, mahasiswi semester V PGMI STAI Pati, meraih juara pertama lomba esai internasional ISSO 2026.

PATI — Ni’matun Nahdhiyah, mahasiswi semester V Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STAI Pati, keluar sebagai juara pertama lomba esai internasional dalam ajang International Science Sufi Olympiad (ISSO) 2026. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tasawuf dan Psikoterapi UIN Sunan Kudus dan diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi.

Gagasan tulisannya dinilai matang, mendalam, serta sarat nilai intelektual-spiritual. Kemenangan ini sekaligus menempatkan namanya di jajaran mahasiswa berprestasi tingkat internasional dari Kabupaten Pati.

Motivasi Awal: Asah Kemampuan Menulis

Ni’matun mengaku tertarik mengikuti lomba ini bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara. Ia ingin menguji sekaligus mengembangkan kemampuannya dalam menuangkan gagasan secara tertulis.

“Saya tertarik mengikuti lomba esai ini karena saya ingin mencoba sekaligus mengasah kemampuan menulis dan menyampaikan gagasan,” ujarnya.

Proses Penuh Tantangan: Keraguan Justru Jadi Penyemangat

Perjalanan menuju podium juara tidak ditempuh tanpa hambatan. Ni’matun mengaku sempat diliputi keraguan, terutama saat menakar kualitas tulisannya sebelum dikirimkan ke panitia.

“Prosesnya sangat menantang sekali dan sempat ada keraguan karena takut tulisan yang saya buat belum cukup baik,” ungkapnya.

Namun, justru dari keraguan itulah ia mendapatkan pelajaran berharga. Menulis, menurutnya, bukan hanya soal merangkai kata-kata indah, melainkan bagaimana sebuah gagasan memiliki alasan, arah, dan nilai yang dapat dipertanggungjawabkan.

Puncak Penghargaan Digelar di Festival Sufi

Puncak penghargaan bagi para pemenang ISSO 2026 dijadwalkan berlangsung pada Kamis (24/9/2026). Penyerahan penghargaan akan menjadi bagian dari rangkaian acara Festival Sufi yang mengusung semangat integrasi keilmuan, spiritualitas, dan seni Islam.

Momen ini diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkarya. Sekaligus mempererat silaturahmi antar mahasiswa lintas perguruan tinggi di Indonesia.

Target ke Depan: Berani Ikut Lebih Banyak Kompetisi

Prestasi ini tidak lantas membuat Ni’matun berpuas diri. Ia menargetkan untuk terus berkembang dan mengikuti kompetisi-kompetisi lain di masa mendatang.

“Saya berharap ke depannya bisa lebih percaya diri dalam menulis, terus mengembangkan kemampuan dan berani mengikuti lebih banyak kompetisi. Bagi saya, menang adalah bonus, tapi pengalaman dan proses belajar adalah hal yang paling berharga,” tegasnya.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: joglojateng.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks