SALATIGA — Kebahagiaan tampak di wajah para buruh PT Agric Amarga Jaya saat mengetahui mereka terdaftar sebagai penerima BLT DBHCHT Tahap II tahun 2026. Total anggaran yang digelontorkan Pemkot Salatiga untuk perlindungan sosial pekerja sektor hasil tembakau ini mencapai Rp300 juta.
Mekanisme Penyaluran BLT DBHCHT untuk Buruh Pabrik Rokok
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menjelaskan bantuan diberikan langsung ke rekening tabungan masing-masing penerima. Kerja sama dengan Bank Jateng Cabang Salatiga memastikan proses transfer berjalan tepat waktu dan transparan.
"Pada penyaluran Tahap II ini, bantuan diberikan kepada 393 buruh pabrik rokok ber-KTP Kota Salatiga yang bekerja di PT Agric Amarga Jaya," kata Robby di Salatiga.
Setiap pekerja menerima Rp600.000, yang merupakan akumulasi bantuan untuk dua bulan. Pemkot menargetkan program ini tepat sasaran dan akuntabel.
Komitmen Pemkot Salatiga Perkuat Jaring Pengaman Sosial
Robby menambahkan, BLT DBHCHT adalah wujud komitmen pemerintah daerah memperkuat jaring pengaman sosial bagi pekerja sektor padat karya. Industri hasil tembakau menjadi salah satu sektor yang menyerap banyak tenaga kerja di Salatiga.
"Melalui program ini, Pemerintah Kota Salatiga berupaya memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, tepat waktu, transparan, dan akuntabel," ungkapnya.
Bantuan ini diharapkan meningkatkan daya beli para buruh sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku industri, perbankan, dan masyarakat.
Fasilitas Perusahaan untuk 1.500 Karyawan, Mayoritas Perempuan
Direktur Utama PT Agric Amarga Jaya, Bunyati, menyebut perusahaannya mempekerjakan lebih dari 1.500 karyawan. Sebagian besar dari mereka adalah perempuan yang berperan ganda sebagai tulang punggung ekonomi keluarga dan ibu rumah tangga.
Perusahaan menyediakan berbagai fasilitas untuk menunjang kesejahteraan pekerja. Beberapa di antaranya adalah cuti melahirkan, layanan klinik kesehatan di lingkungan kerja, tunjangan menyusui, hingga program pembekalan kewirausahaan bagi karyawan.
Bunyati mengapresiasi perhatian Pemkot Salatiga terhadap pekerja di industri hasil tembakau melalui BLT DBHCHT. "Ini bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja di sektor pertembakauan," imbuh Wali Kota Robby.