PEMALANG — Capaian dana sebesar Rp 1.981.766.803 itu disebut sebagai bukti nyata gotong royong warga Pemalang. Namun, Bupati Anom Widiyantoro menekankan bahwa jumlah tersebut harus dikelola secara transparan dan dikembalikan dalam bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat.
“Seluruh dana yang terkumpul harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan yang dijalankan PMI,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).
Kemitraan CSR Jadi Sumber Pendanaan Baru
Di luar dana bulanan, Anom mendorong PMI untuk memperkuat pendanaan dengan menggandeng sektor swasta. Ia mengajak perusahaan-perusahaan di Pemalang untuk menyalurkan sebagian dana CSR mereka melalui PMI.
Menurut Anom, keterlibatan dunia usaha akan memperkuat kapasitas PMI dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Mulai dari pelayanan kesehatan, penanggulangan bencana, donor darah, hingga kegiatan sosial lainnya.
Sinergi Tiga Pilar: Pemda, Dunia Usaha, dan Masyarakat
Perolehan dana hampir Rp 2 miliar itu merupakan hasil sinergi pemerintah daerah, instansi, dunia usaha, serta masyarakat Kabupaten Pemalang. Capaian tersebut diharapkan menjadi modal penting bagi PMI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan.
“Keterlibatan dunia usaha akan memperkuat kapasitas PMI dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan sekaligus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat,” tambah Bupati.