Pemerintah Desa Pepedan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, resmi menggandeng Radar Tegal Group dan ELUNARA Wellness Institute untuk membentuk kader kesehatan serta kelompok penyembuhan mandiri (self healing community) hingga tingkat RT. Program percontohan ini dirancang untuk membangun kesadaran warga dalam penanganan kesehatan secara preventif dan mandiri.
TEGAL — Langkah konkret meningkatkan derajat kesehatan masyarakat desa terus digaungkan di Kabupaten Tegal. Radar Tegal Group bersama Pusat Pelatihan dan Penyembuhan ELUNARA Wellness Institute menjadikan Desa Pepedan sebagai lokasi percontohan pembentukan kader kesehatan dan kelompok penyembuhan mandiri yang menyasar unit terkecil masyarakat, yakni Rukun Tetangga (RT).
Sinergi ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif warga akan pentingnya penanganan kesehatan secara preventif, dimulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Kades Pepedan: Program Ini Meringankan Beban Pemerintah Desa
Kepala Desa Pepedan, Herry Purnawan SH, menyambut baik inisiatif kolaborasi media dan sektor swasta tersebut. Ia menegaskan bahwa intervensi program kesehatan hingga akar rumput sangat membantu percepatan realisasi program kesehatan masyarakat lokal.
"Kami menyambut sangat baik program ini. Langkah cepat akan segera kami ambil dengan membentuk kader kesehatan dan kelompok penyembuhan mandiri yang tersebar merata di seluruh RT Desa Pepedan," ujar Herry.
Keberadaan kader di tiap RT diharapkan menjadi garda terdepan dalam memantau kondisi kesehatan warga, memberikan edukasi awal, serta memfasilitasi pendampingan kesehatan lingkungan secara berkelanjutan.
Keluarga Jadi Benteng Utama Kesejahteraan Fisik dan Mental
Pembimbing Pusat Pelatihan dan Penyembuhan ELUNARA Wellness Institute, H Agma Al Jufrie, S.IP, M.Ph, menjelaskan bahwa program self healing community dirancang untuk memberikan keterampilan dasar pertolongan kesehatan mandiri bagi setiap keluarga. Konsep ini memposisikan keluarga sebagai benteng utama kesejahteraan fisik dan mental.
Beberapa langkah yang akan dilakukan meliputi edukasi keterampilan dasar berupa teknik terapi mandiri dan pola hidup bersih sehat (PHBS), pemberdayaan keluarga agar mampu menangani gangguan kesehatan ringan secara tepat, serta penguatan jaringan desa melalui koordinasi solid antara kader RT, fasilitas kesehatan terdekat, dan pemerintah desa.
"Kami sengaja menggandeng pemerintah desa secara langsung agar informasi dan edukasi dapat tersampaikan tepat sasaran. Harapannya, masyarakat paham betul betapa pentingnya menjaga kesehatan dan memiliki kemampuan mendasar untuk mengobati diri secara mandiri," terang Hj. Agma.
Pilot Project, Kemudian Ekspansi ke Seluruh Desa
Direktur Radar Tegal, M. Sekhun, menegaskan bahwa Desa Pepedan menjadi lokasi pilot project dari gerakan kesehatan berbasis komunitas ini. Ke depan, program pembentukan kelompok penyembuhan mandiri bakal direplikasi secara bertahap ke seluruh desa di wilayah Kabupaten Tegal.
Langkah ini diambil sebagai bentuk sinergi pers dan korporasi dalam mendukung program strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal di bidang pelayanan kesehatan publik.
Tahapan program dimulai dari pembentukan kader inti dan penguatan struktur kelompok di Desa Pepedan, kemudian pemantauan efektivitas intervensi kader RT dalam meningkatkan kesadaran warga, hingga duplikasi model program ke desa-desa lain secara berkala.
"Kami mengawali gerakan ini dari Desa Pepedan. Namun secara bertahap, program pembentukan kader kesehatan mandiri ini akan kami jangkaukan ke seluruh desa di Kabupaten Tegal demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan berdaya," pungkas Sekhun.