Pencarian

4.817 Lowongan Dibuka di Job Fair Hari Jadi Jateng, 48 Perusahaan Siap Rekrut Penyandang Disabilitas

Kamis, 20 Agustus 2026 • 19:13:31 WIB
4.817 Lowongan Dibuka di Job Fair Hari Jadi Jateng, 48 Perusahaan Siap Rekrut Penyandang Disabilitas
Pencari kerja memadati halaman Kantor Disnakertras Jateng pada hari pertama job fair di Semarang, Selasa (12/8/2025).

SEMARANG — Ribuan pencari kerja memadati halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah sejak hari pertama pelaksanaan job fair. Mereka datang membawa berkas lamaran, mencari informasi perusahaan, hingga langsung mendaftar melalui ponsel masing-masing.

Kepala Disnakertrans Jawa Tengah Ahmad Aziz mengatakan, antusiasme ini membuktikan job fair konvensional masih diminati. "Mereka bisa bertemu langsung dengan pihak perusahaan, mendalami kondisi kerjanya seperti apa, jabatannya seperti apa, dan lain sebagainya," ujarnya.

5.800 Pelamar Sudah Daftar via Aplikasi

Sebanyak 5.800 pencari kerja telah mendaftar melalui aplikasi milik Disnakertrans Jawa Tengah. Angka ini menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap akses pekerjaan masih sangat besar, meski informasi lowongan kini bisa diakses secara daring.

Total 48 perusahaan membuka stan dalam job fair tersebut. Sebanyak 40 perusahaan mendaftar mandiri, ditambah delapan perusahaan yang dibawa PT Kawasan Industri Kendal.

Lowongan Tersebar di 7 Sektor Industri

Lowongan yang ditawarkan mencakup berbagai sektor. Mulai dari manufaktur, agrikultur dan alat berat, industri makanan dan jamu, kesehatan dan farmasi, keuangan, pariwisata dan perhotelan, hingga ritel.

Salah satu peserta, PT JSCorp yang beroperasi di Boyolali, membuka sekitar 300 lowongan untuk operator sewing. Perusahaan manufaktur ini juga menyediakan posisi staf, mekanik, foreman, quality control, dan assembly.

Pelamar Disabilitas Datang dari Jawa Barat

Hal yang membuat job fair kali ini berbeda adalah semakin terbukanya kesempatan bagi penyandang disabilitas. Sejumlah lowongan telah dikurasi sehingga bisa dilamar oleh pencari kerja disabilitas.

Sifa, penyandang tuna rungu, datang dari Jawa Barat setelah mengetahui informasi job fair melalui Instagram. Ia telah menyerahkan berkas lamaran kepada tiga perusahaan. "Saya merasa bahagia. Acara seperti ini bisa memberikan informasi kepada teman-teman disabilitas," kata Sifa.

Gubernur: Kompetensi Kunci Penyerapan Tenaga Kerja

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, peluang kerja di daerahnya masih terbuka lebar. Namun, peluang itu harus diikuti peningkatan kompetensi pencari kerja agar mampu memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.

"Di satu sisi perusahaan bisa mendapatkan tenaga kerja profesional. Di sisi lain, masyarakat bisa tertampung dari mana pun asalnya. Namun, yang terpenting adalah profesional," kata Luthfi.

Walk-in Interview Dibuka Setiap Hari

Bagi masyarakat yang belum sempat mengikuti job fair, PT JSCorp membuka kesempatan walk-in interview di pabrik setiap hari pukul 07.00-09.00 WIB. Perusahaan ini juga menyediakan sejumlah posisi bagi penyandang disabilitas.

Kebutuhan lapangan kerja ini sejalan dengan pertumbuhan angkatan kerja di Jawa Tengah. Pada Februari 2026, jumlah angkatan kerja mencapai 22,33 juta orang, bertambah sekitar 455 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Realisasi investasi semester pertama 2026 mencapai Rp 59,94 triliun untuk mendorong penyerapan tenaga kerja.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: epurworejo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks