WONOSOBO — Aksi kriminal bersenjata tajam mengguncang SPBU Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, pada Minggu (9/8/2026) malam. Komplotan berjumlah empat orang tersebut tidak hanya melumpuhkan petugas jaga, tetapi juga menggasak uang tunai ratusan juta rupiah dan membawa kabur perangkat penyimpan rekaman kamera pengawas.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Para pelaku menyasar dua orang petugas yang sedang menjalani shift malam, yakni seorang security dan pengawas.
Modus Penyekapan dan Pengancaman dengan Senjata Tajam
Pengelola SPBU Selokromo, Sapto Yudi, mengungkapkan para pelaku melumpuhkan korban dengan cara menyekap. Tangan dan kaki kedua korban diikat menggunakan kabel ties, sementara mulut serta mata mereka ditutup rapat dengan lakban.
"Kalau kejadian ini jam 11.30 malam hari Minggu tanggal 9 Agustus, dengan pelaku empat orang. Modusnya melakukan penyekapan atau penyanderaan terhadap teman-teman pengawas dan security," kata Sapto Yudi.
Aksi tersebut tidak hanya mengandalkan jumlah personel. Para pelaku juga membawa senjata tajam untuk mengancam korban agar tidak melawan selama proses penyekapan berlangsung.
Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah dan Hilangnya Alat Bukti Visual
Setelah berhasil melumpuhkan korban, komplotan ini dengan leluasa menguras uang hasil penjualan yang berada di area SPBU. Nilai kerugian yang dibawa kabur ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Yang menjadi perhatian khusus, para pelaku tidak hanya membawa uang. Mereka juga ikut mengamankan perangkat CCTV berupa DVR dan hard disk yang menyimpan rekaman dari sejumlah kamera pengawas di lokasi.
"Ada penggunaan senjata tajam oleh pelaku. Untuk CCTV, perangkatnya diambil oleh pelaku berupa DVR dan hard disk, jadi untuk bukti visual di SPBU sudah tidak ada," jelas Sapto.
Hilangnya perangkat penyimpanan tersebut menjadi pukulan telak bagi proses penyelidikan. Polisi kehilangan jejak visual yang biasanya menjadi petunjuk awal untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku maupun kendaraan yang digunakan.
Dua Korban Alami Luka dan Trauma Psikis
Kedua petugas yang menjadi korban penyekapan tidak hanya mengalami luka fisik. Bekas ikatan kabel ties di pergelangan tangan dan kaki meninggalkan luka yang membutuhkan perawatan medis.
Keduanya telah mendapatkan penanganan di Puskesmas Leksono. Selain luka fisik, tekanan psikis akibat ancaman senjata tajam dan proses penyekapan juga dirasakan para korban.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Pihak SPBU Ganti Perangkat CCTV
Kasus perampokan ini kini ditangani Satreskrim Polres Wonosobo bersama jajaran Polsek Leksono. Penyidik telah melakukan olah TKP untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi guna memburu para pelaku.
Di sisi lain, manajemen SPBU bergerak cepat memulihkan sistem keamanan. Pengadaan perangkat CCTV baru tengah dipercepat untuk menggantikan DVR dan hard disk yang dibawa kabur pelaku.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengembalikan fungsi pengawasan dan mendukung kelancaran operasional SPBU, termasuk penyaluran BBM bersubsidi kepada masyarakat sekitar yang sempat terganggu pasca-kejadian.