JAWA TENGAH — Laga puncak yang dinanti akhirnya tiba. Persib Bandung akan berhadapan dengan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, dengan status sebagai pemuncak klasemen sementara sekaligus tim dengan pertahanan terbaik di turnamen pramusim ini.
Adaptasi Kilat di Musim Perdananya di Indonesia
Bersama Persib, Sekulic langsung tancap gas. Tiga gol sudah ia bukukan sepanjang turnamen, membuatnya menempati posisi kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak sementara. Ketajamannya menjadi modal berharga bagi lini serang Maung Bandung.
Bagi pemain berusia 28 tahun yang sebelumnya memperkuat Gangwon FC tersebut, atmosfer kompetisi di Indonesia terasa sangat berbeda. Ia mengaku belum pernah merasakan gairah turnamen pramusim sebesar ini sepanjang kariernya.
"Saya pernah bermain di turnamen sejenis di negara saya, tapi untuk di Indonesia ini adalah pertama kalinya dan saya benar-benar merasa sangat baik," ujar Sekulic dalam konferensi pers virtual, Rabu (5/8).
Ambisi Ganda: Trofi Tim dan Sepatu Emas
Final ini bukan sekadar soal gelar tim. Dengan selisih satu gol dari puncak daftar top skor, Sekulic punya peluang besar untuk mengamankan gelar individu. Namun, prioritas utamanya tetap jelas: membawa Persib keluar sebagai juara.
"Saya harap bisa menang di final," tegas pemain yang masih menjadi bagian dari skuad Timnas Montenegro itu.
Kemenangan atas Bajul Ijo akan mengukuhkan dominasi Persib di pramusim 2026. Sekaligus menjadi jawaban atas investasi besar yang digelontorkan manajemen untuk mendatangkan penyerang asing baru di bursa transfer musim 2026/2027.
Duel Panas di Gianyar: Kunci Kemenangan Pangeran Biru
Persebaya bukan lawan sembarangan. Rekor pertemuan kedua tim selalu berjalan sengit dengan intensitas tinggi. Pelatih Persib diharapkan bisa memaksimalkan insting gol Sekulic yang sudah terbukti di tiga laga sebelumnya.
Tekanan justru berada di pundak Persebaya yang harus mencuri kemenangan di kandang "netral" untuk menghentikan laju Persib. Sementara bagi Sekulic, laga ini adalah panggung sempurna untuk membuktikan bahwa dirinya layak menjadi ujung tombak utama Pangeran Biru di kompetisi resmi musim ini.
Laga final akan menjadi ujian mental terbesar bagi Sekulic. Namun, dengan dukungan penuh Bobotoh dan modal tiga gol di turnamen, striker anyar tersebut siap menuliskan babak pertama kisah suksesnya di sepak bola Indonesia.