JAWA TENGAH — Australia harus mengakui keunggulan Brasil 2-4 dalam laga uji coba di Lang Park, Brisbane. Sempat unggul 2-1 lewat gol Connor Metcalfe dan Alessandro Circati, Socceroos tumbang oleh dua gol telat Brasil di babak kedua.
Laga uji coba internasional di Lang Park, Brisbane, berjalan jauh dari kesan pertandingan persahabatan. Brasil membuka keunggulan saat laga baru berjalan 132 detik melalui Vanderson, yang menyelesaikan sepakan ke sudut atas gawang Patrick Beach.
Bagi Brasil, gol cepat itu terasa seperti pernyataan sikap. Empat hari sebelumnya, mereka harus susah payah menyelamatkan hasil imbang 1-1 lewat sentuhan terakhir pertandingan. Kali ini, selecao ingin menegaskan posisi mereka sejak awal.
Australia Bangkit lewat Gol Metcalfe dan Circati
Australia sempat terlihat terguncang. Namun tuan rumah perlahan menemukan ritme permainan dan mulai menyerang dengan keberanian, sesuatu yang sempat mereka tunjukkan di Townsville empat hari sebelumnya.
Pada menit ke-28, sepak pojok Connor Metcalfe melewati kerumunan pemain, sempat mengenai Gabriel, dan berujung pada gol Alessandro Circati di tiang jauh setelah intervensi VAR menganulir keputusan offside. Lima menit berselang, Australia berbalik unggul. Metcalfe menerima umpan dari Circati dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dijangkau kiper debutan Otávio.
Keunggulan itu tak bertahan lama. Harry Souttar menjatuhkan Danilo di kotak penalti, dan Raphinha mengeksekusi penalti hasil tinjauan VAR untuk menyamakan kedudukan 2-2 tepat sebelum turun minum.
Keputusan Wasit dan Keributan di Tepi Lapangan
Wasit asal Jepang, Yusuke Araki, bekerja jauh lebih keras dari yang mungkin ia perkirakan di laga uji coba. Pada menit ke-64, bentrokan antara Souttar dan Endrick memicu keributan di tepi lapangan, yang sempat membuat pemain muda Brasil itu jatuh dan hampir menabrak asisten pelatih Australia, Paul Okon Sr.
Endrick, yang masuk menggantikan Raphinha setelah pemain Barcelona itu merasakan ketidaknyamanan di paha kanannya, menjadi pemicu kebangkitan Brasil. Umpan cutback-nya memungkinkan Bruno Guimarães mencetak gol ketiga Brasil beberapa menit setelah keributan tersebut.
Penalti Vinícius Junior Menutup Laga
Pada menit ke-79, Vinícius Júnior dijatuhkan oleh sentuhan tipis Irankunda di kotak penalti. Vinícius sendiri yang mengeksekusi penalti dan memastikan kemenangan 4-2 untuk Brasil.
Kekalahan ini menjadi catatan tersendiri bagi Australia yang tengah bersiap menghadapi Piala Asia pada Januari mendatang. Meski kalah, penampilan Socceroos menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan saat kesulitan menembus pertahanan Mesir tiga bulan lalu di Piala Dunia.
Beberapa momen permainan cepat dan kombinasi apik sempat diperlihatkan Jackson Irvine, Tete Yengi, dan Irankunda. Namun konsistensi dan ketenangan di momen krusial masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim asuhan Tony Popovic.