SEMARANG — Perjuangan Ibrahim Al Abrar, siswa SD asal Boyolali, untuk mendapatkan pengakuan internasional berbuah manis. Setelah berhasil menemukan celah keamanan di sistem Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), ia mendapat kesempatan langka bertemu Gubernur Jawa Tengah.
Celah Keamanan yang Membawa Nama Indonesia ke NASA
Ibrahim menemukan celah jenis Broken Link Hijacking pada sistem digital NASA. Celah ini memungkinkan tautan mati diambil alih dan disalahgunakan untuk aksi phishing mengatasnamakan NASA.
Prosesnya tidak instan. Ia menghabiskan enam hari memeriksa 46 hingga lebih dari 200 tautan milik lembaga antariksa tersebut. “Saya kaget karena awalnya tidak percaya. Dari pihak NASA menyampaikan bahwa surat itu diberikan sebagai apresiasi untuk saya,” ujar Ibrahim saat ditemui usai pertemuan dengan Gubernur.
Dari DeepSeek AI hingga Tutorial YouTube: Belajar Otodidak Sejak 9 Tahun
Ketertarikan Ibrahim pada dunia komputer sudah muncul sejak usia sembilan tahun. Kini di kelas 6 SD, ia rutin memanfaatkan DeepSeek AI dan menonton tutorial YouTube untuk mengasah kemampuannya di bidang keamanan siber.
Ayahnya, seorang guru komputer di SMK Kemusu, menjadi mentor pertama yang membantunya saat mulai belajar. “Orang tua mendukung saja karena memang untuk belajar,” kata Ibrahim.
Dua Permintaan Langsung ke Gubernur: Laptop dan Sekolah Layak
Saat bertemu Gubernur Ahmad Luthfi, Ibrahim tidak hanya menerima apresiasi. Ia juga menyampaikan harapannya secara langsung. “Yang saya inginkan spesifikasinya tinggi dan memiliki kapasitas penyimpanan yang besar,” ungkapnya soal laptop impian.
Tak hanya untuk dirinya sendiri, Ibrahim juga meminta bantuan renovasi untuk SD Negeri 3 Genengsari. Pemprov Jateng merespons dengan memberikan laptop dan tas, serta membuka peluang beasiswa agar Ibrahim bisa terus mengembangkan bakatnya di bidang cybersecurity.
Inspirasi dari Pelajar SMP: Berawal dari Rasa Penasaran
Ibrahim mengaku terinspirasi dari seorang pelajar SMP yang lebih dulu mendapat penghargaan serupa dari NASA. Ia lantas membaca artikel tentang program pelaporan celah keamanan NASA melalui platform Bugcrowd dan mencoba mengikuti langkah-langkahnya.
“Saya membaca artikel tentang itu, lalu mencobanya dan mengikuti cara-caranya untuk mendapatkan sertifikat sekalian,” tuturnya.
Mata Pelajaran Favorit dan Cita-Cita Besar
Di sekolah, Ibrahim paling menyukai Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Ia bercita-cita menjadi Cybersecurity Professional dan terus mengembangkan kemampuannya meski masih duduk di bangku SD.