TEGAL — Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menegaskan ajang Sinok Sitong bukan sekadar pemilihan duta wisata, melainkan wadah lahirnya generasi muda yang memiliki integritas, kecerdasan, dan kepedulian terhadap kemajuan daerah. “Sinok Sitong bukan hanya penyandang gelar duta wisata, tetapi juga menjadi representasi generasi muda yang memiliki wawasan luas, kemampuan komunikasi yang baik, penguasaan teknologi informasi, kecintaan terhadap budaya lokal, serta semangat untuk terus berinovasi,” ujarnya dalam sambutan malam grand final.
Misi Promosi Hidden Gem Kota Tegal
Sesaat setelah dinobatkan sebagai Sitong, Tahta Ardi Saputra mengaku tidak menyangka bisa lolos dari seratusan peserta. Ia berencana memulai dari wisata-wisata yang jarang tersentuh. “Atau ibarat hidden gem atau masih belum terlalu banyak diurus sama pemerintah ataupun sama orang-orang, jadi biar bisa merata untuk semua wisata di Kota Tegal,” paparnya. Tahta berharap remaja Kota Tegal terinspirasi untuk berprestasi dan mewariskan kebudayaan daerah.
Sinok dan Sitong sebagai Content Creator Digital
Senada, Sinok Nashwa Permana Satriani Putri menyampaikan rasa syukur dan bangga atas amanah menjadi wakil Kota Tegal. Di era digitalisasi, ia akan bekerja sama dengan Sinok Sitong lain serta komponen masyarakat untuk mempromosikan pariwisata Tegal agar dikenal dunia. “Saya yakin kemenangan ini bukan apa-apa tanpa dukungan kalian para warga, dalam memajukan pariwisata karena pariwisata dimulai dari kita,” ujar mahasiswi Universitas Diponegoro itu. Wali Kota Dedy pun mendorong para duta menjadi content creator positif dan storyteller inspiratif di berbagai platform digital.
Regenerasi Duta Wisata Terjaga, Berikut Pemenang Lainnya
Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kota Tegal, Dian Eka Kusumawardhani, bersyukur pelaksanaan malam puncak berlangsung lancar dan regenerasi duta wisata terus terjaga. Dari 16 finalis, dewan juri juga menetapkan Wakil I diraih Raihan Adinov Al-Baihaqi dan Maria Theresia Putri Duling; Wakil II: Muh. Agung Miftahudin dan Arin Raski Nur Maulida; Harapan I: Ramzi Dwi Wahyudin dan Safira Cut Syifa; Harapan II: Akhtar Fauzy Arfin dan Adinda Amellia Rahmadani; serta Harapan III: Fahmi Alimuddin dan Putri Ajeng Apriana. Acara turut dihadiri Wakil Wali Kota Tazkiyyatul Muthmainnah, Forkopimda, dan Sekda Agus Dwi Sulistyantono.