SEMARANG — Suhu tertinggi di Jawa Tengah hari ini diprakirakan mencapai 34 derajat Celsius, tersebar di 11 wilayah di pesisir utara dan timur. BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang juga mengingatkan potensi angin kencang dan kemudahan kebakaran hutan serta lahan. “Waspadai potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan serta potensi kecepatan angin,” ujar Winda Ratri dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7/2026).
Wilayah dengan Suhu Tertinggi 34 Derajat Celsius
Kesebelas daerah yang diprediksi mengalami suhu maksimal adalah Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Pemalang, dan Pekalongan. Suhu udara di Jawa Tengah secara keseluruhan berkisar antara 16 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembaban 45–95 persen. “Siang hingga sore dan awal malam, sejumlah daerah diperkirakan cerah berawan hingga berawan,” jelas Winda.
Daftar Daerah Berawan vs Cerah Berawan
BMKG membagi prakiraan cuaca untuk periode pukul 07.00–19.00 WIB menjadi dua kategori. Wilayah yang diprediksi berawan meliputi Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Kudus, Jepara, Ungaran, Temanggung, Kajen, Slawi, Magelang, Salatiga, Bumiayu, dan Majenang. Sementara itu, daerah cerah berawan mencakup Cilacap, Kebumen, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Demak, Kendal, Batang, Pemalang, Brebes, Solo, Semarang, Pekalongan, Tegal, dan Ambarawa.
Imbauan bagi Warga dan Petani
Masyarakat di wilayah bersuhu tinggi diimbau tidak membakar sampah atau lahan sembarangan, terutama di area persawahan dan hutan. BMKG juga meminta nelayan dan pelaku aktivitas luar ruangan mewaspadai peningkatan kecepatan angin pada sore hari. “Pagi cerah hingga cerah berawan,” kata Winda mengawali keterangannya.
Tidak ada potensi hujan signifikan dalam prakiraan kali ini. Namun, suhu yang mencapai 34 derajat Celsius di sebagian besar pesisir utara berpotensi meningkatkan penguapan dan memperparah kondisi kekeringan permukaan. BMKG akan terus memperbarui informasi jika terjadi perubahan dinamika atmosfer di Jawa Tengah.