JAWA TENGAH — Pernyataan kontroversial namun penuh rasa hormat datang dari Zlatan Ibrahimovic. Legenda Swedia itu secara khusus menyoroti peran krusial Harry Kane yang membawa Inggris lolos dari fase grup Piala Dunia 2026.
Zlatan: Kane Layak Dipanggil “Sir”
“Ini dia Sir Harry Kane,” ujar Ibrahimovic dalam wawancara yang dikutip media Inggris. Pujian itu bukan tanpa alasan. Kane menjadi aktor utama di balik kemenangan dramatis The Three Lions yang nyaris tersingkir lebih awal.
Ibrahimovic, yang jarang memuji pemain lain, mengakui ketajaman dan mentalitas Kane sebagai faktor pembeda. “Dia selalu muncul di momen terpenting. Itu yang membedakan pemain hebat dengan legenda,” tambahnya.
Momen Krusial di Babak 32 Besar
Pertandingan penuh tekanan berlangsung sengit. Inggris sempat tertinggal lebih dulu sebelum Kane menyamakan kedudukan dan memastikan kemenangan. Gol-gol itu mengamankan langkah tim asuhan Gareth Southgate ke fase knock-out.
Penampilan Kane di turnamen ini luar biasa. Selain sebagai kapten, ia menjadi ujung tombak serangan yang paling diandalkan. Tanpa kontribusinya, Inggris dipastikan menghadapi jalan terjal menuju babak selanjutnya.
Dampak Pujian Ibrahimovic untuk Kane
Pujian dari Zlatan bukan sekadar basa-basi. Sebagai sosok yang jarang memberi kredit pada pemain lain, pernyataan ini langsung menjadi sorotan media Eropa. Banyak pengamat menilai ini bentuk pengakuan tertinggi dari salah satu striker terbaik generasinya.
Bagi Harry Kane, pujian ini menjadi suntikan moral berharga. Ia kini tidak hanya dibebani target mencetak gol, tetapi juga memimpin Inggris meraih trofi Piala Dunia pertamanya sejak 1966. Beban itu terasa lebih ringan dengan dukungan dari legenda seperti Ibrahimovic.
Inggris masih menunggu lawan di babak 16 besar. Dengan performa Kane yang terus meningkat, bukan tidak mungkin The Three Lions melaju hingga partai puncak di Piala Dunia 2026.