SOLO — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solo mulai mengawal rencana ambisius mengenai pembebasan biaya pendidikan bagi siswa yang menempuh studi di sekolah swasta. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan hak pendidikan yang setara tanpa terhambat kendala finansial.
Ketua Komisi IV DPRD Solo Sugeng Riyanto menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh terhadap usulan tersebut. Menurutnya, akses pendidikan gratis tidak seharusnya terbatas pada sekolah negeri saja karena banyak warga kurang mampu yang bersekolah di institusi swasta.
Fokus Bantuan Sasar Siswa PAUD dari Keluarga Miskin
Wacana ini muncul sebagai bentuk sinkronisasi dengan rencana Wali Kota Solo dalam memperluas jangkauan bantuan pendidikan. Salah satu poin krusial dalam program ini adalah pemberian subsidi atau bantuan khusus bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) swasta.
Prioritas utama bantuan akan diberikan kepada anak-anak yang berasal dari keluarga dengan status ekonomi rendah. Melalui skema ini, pemerintah daerah berupaya menekan angka putus sekolah sejak usia dini di berbagai wilayah Kota Bengawan.
Komisi IV DPRD Siap Kawal Implementasi Anggaran
Sebagai fungsi pengawasan, Komisi IV berkomitmen memantau setiap tahapan perencanaan hingga realisasi bantuan tersebut. Penyelarasan antara kebijakan eksekutif dan dukungan legislatif dianggap menjadi kunci agar program ini masuk dalam skema anggaran yang tepat sasaran.
Sugeng menilai rencana ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Dengan adanya jaminan biaya dari pemerintah, sekolah swasta diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan tanpa harus membebani orang tua siswa dengan pungutan operasional.