KENDAL — Penutupan Porprov XVII Jateng 2026 berlangsung di Halaman Stadion Kebondalem, Kabupaten Kendal. Taj Yasin memimpin langsung seremoni penutupan ajang multi-cabang yang berlangsung sejak beberapa pekan sebelumnya.
Kota Semarang menutup gelaran dengan koleksi 177 medali emas. Capaian itu mengukuhkan posisi Semarang Raya sebagai kontingen paling produktif di edisi kali ini.
Pemprov Jawa Tengah menetapkan wilayah Kedu Raya sebagai lokasi Porprov XVIII pada 2030. Keputusan itu disampaikan Taj Yasin di hadapan peserta upacara penutupan.
"Semoga kita ketemu lagi di 2030, Porprov ke-18 di Kedu Raya," ujar Taj Yasin saat penutupan acara.
Lima daerah di kawasan Kedu Raya akan berbagi peran sebagai tuan rumah bersama. Kelimanya adalah Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Kebumen.
Menurut Taj Yasin, Porprov bukan sekadar ajang berburu medali. Turnamen ini menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antar-atlet dan daerah.
Di tengah suasana kemenangan, Taj Yasin menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya dua atlet selama pesta olahraga berlangsung. Pemprov dan KONI Jateng menekankan perlunya evaluasi fasilitas serta penanganan cedera atlet demi keselamatan.
Evaluasi menyasar kesiapan sarana olahraga di venue-venue yang dipakai. Penanganan cedera atlet juga masuk dalam catatan pembenahan ke depan.
Capaian para atlet di tingkat provinsi diproyeksikan menjadi modal berharga bagi kontingen Jawa Tengah. Mereka disiapkan mewakili Jateng pada PON 2028 di NTB dan NTT.
Seleksi atlet menuju PON akan bersandar pada performa di Porprov kali ini. Cabang-cabang yang menyumbang medali terbanyak berpeluang besar mengirim wakilnya ke panggung nasional.