KENDAL — Hasil tersebut menempatkan Kendal di luar sepuluh besar klasemen akhir, padahal target awal kontingen adalah menembus lima besar Porprov Jateng XVII yang berlangsung di wilayah Semarang Raya. Bupati Dyah Kartika Permanasari memilih menyoroti perjuangan para atlet ketimbang angka akhir.
"Walaupun hasilnya belum sesuai target, kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada atlet, pelatih, ofisial Kabupaten Kendal, serta seluruh rombongan yang sudah berjuang mempersembahkan penampilan terbaiknya," kata Bupati yang akrab disapa Tika itu usai closing ceremony di Stadion Utama Kebondalem, Jumat malam, 30 Oktober 2026.
Ketua KONI Kendal Subur Isnadi menilai jarak Kendal dengan jajaran sepuluh besar sebenarnya tipis. Menurut perhitungannya, selisih medali emas dengan daerah di peringkat ke-10 hanya satu keping.
"Sebetulnya dengan posisi sekarang, selisihnya cuma satu medali emas dengan 10 besar. Mungkin kalau kita bisa menambah satu emas saja, sudah bisa masuk 10 besar," ujar Subur.
Subur menyebut faktor keberuntungan ikut memengaruhi sejumlah hasil pertandingan. Ia mencontohkan atlet cabang atletik yang peluangnya dinilai hampir pasti meraih medali, tetapi harus menerima tendangan di bagian rahang hingga gagal finis sesuai harapan.
"Kadang kita kurang beruntung saja. Misalnya di cabor atletik, peluangnya hampir 100 persen, tetapi terkena tendangan hingga bagian rahangnya. Hal-hal kecil seperti itu bisa mempengaruhi hasil. Namun, semuanya nanti akan menjadi bahan evaluasi," jelasnya.
Selain soal selisih medali, Subur mengungkap ada beberapa atlet Kendal yang mengalami cedera selama pertandingan. Mereka sempat mendapat penanganan medis dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Meski begitu, ia menegaskan semangat juang seluruh atlet tetap layak diapresiasi karena telah mengerahkan kemampuan terbaik untuk mengharumkan nama Kabupaten Kendal.
"Kami mengapresiasi semangat dan perjuangan seluruh atlet yang telah mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk mengharumkan nama Kabupaten Kendal," ujar Subur.
Porprov Jateng XVII tahun ini tidak hanya soal capaian medali bagi Kendal. Kabupaten Kendal dipercaya menjadi salah satu tuan rumah dan menjalankan delapan cabang olahraga selama rangkaian kompetisi.
Subur menyatakan seluruh rangkaian telah selesai dan berjalan lancar. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung penyelenggaraan Porprov, khususnya di wilayah Kendal.
"Alhamdulillah, sekarang seluruh rangkaian sudah selesai dan berjalan lancar. Kami mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Porprov, khususnya di Kabupaten Kendal," pungkasnya.
Bagi Kendal, pekerjaan rumah berikutnya adalah mengevaluasi penyebab kekurangan satu emas yang membuat posisi sepuluh besar lepas, sekaligus menangani pemulihan atlet yang mengalami cedera.