TEGAL — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal menapaki usia ke-81 dengan menggelar apel akbar di GOR Tegal Selatan. Apel itu dipimpin Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, didampingi Wakil Wali Kota Tazkiyyatul Muthmainnah dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sekretaris Daerah Kota Tegal yang juga Ketua PMI Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, turut hadir dalam apel tersebut.
Peringatan hari lahir organisasi kemanusiaan itu mengusung tema "Peduli, Bergerak, Bersama". Tema itu dipilih sebagai peneguhan mandat kemanusiaan PMI di tengah masyarakat Kota Tegal.
Rangkaian Kegiatan Berlangsung Sebulan, 17 September–17 Oktober 2026
Ketua PMI Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono menyebut perayaan tahun ini dikemas dalam berbagai kegiatan sosial yang melibatkan banyak pihak. Rangkaian acara dijadwalkan berlangsung selama sebulan penuh, mulai 17 September hingga 17 Oktober 2026.
Agenda utama mencakup malam tasyakuran dan renungan, apel resmi HUT, jalan sehat, hingga malam dana kemanusiaan. PMI juga memberikan penghargaan khusus kepada para pendonor darah sukarela yang selama ini setia mendonorkan darahnya demi menyelamatkan nyawa sesama.
"Melalui peringatan HUT PMI ke-81 ini, kami ingin meneguhkan mandat kemanusiaan sekaligus menyerukan pesan-pesan damai melalui langkah kebaikan," ujar Agus.
Wali Kota: PMI Simbol Kepedulian Tanpa Memandang Golongan
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi jajaran pengurus, relawan, dan masyarakat yang konsisten mendukung misi kemanusiaan PMI. Menurutnya, PMI adalah simbol kepedulian dan solidaritas yang senantiasa hadir membantu sesama tanpa memandang suku, agama, atau golongan.
"PMI adalah simbol kepedulian dan solidaritas yang senantiasa hadir untuk membantu sesama tanpa memandang suku, agama, atau golongan," puji Dedy dalam amanatnya.
Dedy mengajak seluruh elemen—mulai dari unsur pemerintah, dunia usaha, komunitas, lembaga pendidikan, media, hingga masyarakat luas—untuk terus merapatkan barisan dan memperkuat sinergi bersama PMI. Menurutnya, sinergi itu penting demi merawat semangat gotong royong dan kemanusiaan di Kota Tegal.
Penghargaan untuk Pendonor Darah Sukarela
Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam peringatan tahun ini adalah pemberian penghargaan kepada pendonor darah sukarela. PMI Kota Tegal menilai kesetiaan para pendonor berkontribusi langsung pada penyelamatan nyawa warga.
Puncak rangkaian kegiatan akan ditutup pada 17 Oktober 2026 melalui malam dana kemanusiaan. PMI Kota Tegal berharap seluruh agenda berjalan lancar dan melibatkan partisipasi warga di tiap kelurahan.