DEMAK — Puluhan santri Pondok Pesantren Al Majlisus Sholihin di Desa Kalikondang, Kecamatan Demak, menerima santunan dari pengurus DPD Partai Golkar Demak, Jumat (7/8/2026) sore. Kegiatan itu dirangkaikan dengan pengajian dalam rangka memperingati ulang tahun ke-50 Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Ketua DPD Partai Golkar Demak, Siswanto, menyebut kegiatan ini digelar serentak di seluruh Indonesia atas instruksi langsung Bahlil. Perayaan ulang tahun diminta diarahkan untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang tengah menempuh pendidikan di pesantren.
Instruksi Bahlil: Perayaan Ulang Tahun Diisi Aksi Sosial
“Pak Bahlil berharap keberadaan Partai Golkar dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi adik-adik yang sedang menuntut ilmu di pesantren. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Siswanto di sela acara.
Pengajian tersebut dihadiri pengurus partai, pengasuh pondok, para ustaz dan ustazah, serta santri. Selain santunan, jajaran DPD Golkar Demak juga memberikan bantuan lain yang diserahkan langsung kepada pengurus pondok.
Bekas Santri Beri Motivasi: Fasilitas Sederhana Bukan Penghalang
Siswanto, yang mengaku pernah menjadi bagian dari keluarga besar pondok tersebut, menyempatkan diri memberikan motivasi kepada para santri. Ia meminta mereka tidak minder meski belajar di lingkungan pesantren dengan fasilitas sederhana.
“Jangan pernah merasa berkecil hati, minder, atau kurang percaya diri hanya karena menuntut ilmu di pondok yang sederhana. Pondok yang sederhana dan fasilitas terbatas tidak akan menghalangi seseorang menjadi orang hebat dan sukses,” katanya.
Menurut Siswanto, keterbatasan fasilitas justru menjadi cambuk untuk berprestasi. Semangat belajar, ketekunan, dan keberanian untuk terus berusaha disebutnya sebagai modal utama meraih cita-cita.
Jejak Bahlil: Dari Keluarga Sederhana hingga Ketua Umum
Di hadapan para santri, Siswanto mencontohkan perjalanan hidup Bahlil Lahadalia. Ketua Umum Partai Golkar itu disebut berasal dari keluarga sederhana di Sulawesi Tenggara dan sempat menjalani pendidikan dalam kondisi terbatas.
“Namun, kegigihan dan sikap pantang menyerah mengantarkannya hingga menjadi menteri sekaligus Ketua Umum Partai Golkar,” bebernya.
Melalui kegiatan ini, DPD Golkar Demak berharap pesan tentang pentingnya kerja keras dan tidak mudah menyerah dapat menginspirasi generasi muda di Kabupaten Demak, khususnya para santri.