SEMARANG — Suasana meriah menyelimuti Kampung Pakintelan RT 5 RW 5, Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, sejak awal Agustus 2026. Beragam perlombaan unik digelar untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mulai dari lomba trenggiling kardus, kipas ikan, hingga pancing pensil.
Perlombaan yang digelar Minggu (2/8/2026) itu mengundang gelak tawa. Para peserta ditantang berjalan di dalam kardus meniru gerakan trenggiling menuju garis akhir. Tantangan ini menguji keseimbangan, tenaga, dan konsentrasi karena pandangan peserta tertutup sepenuhnya oleh kardus.
Bilal Hampir Masuk Selokan, Penonton Tertawa Pecah
Momen paling menghibur terjadi saat Bilal Sadam Musafa (10) kehilangan kendali arah. Langkahnya tiba-tiba berbelok ke kiri tanpa disadari, membuatnya nyaris terperosok ke selokan di tepi lokasi perlombaan.
"Capek banget, karena gak bisa lihat depan jadi tau-tau belok sendiri dan hampir masuk selokan," ujar Bilal sambil tertawa usai mengikuti perlombaan.
Makna Perjuangan di Balik Lomba Sederhana
Ketua RT 5 RW 5 Pakintelan, Yulianto Prabowo, yang akrab disapa Bowo, menjelaskan pemilihan lomba tradisional ini bukan tanpa alasan. Pihaknya sengaja ingin menanamkan nilai perjuangan, kejujuran, dan sportivitas kepada anak-anak sejak dini melalui kemeriahan perayaan kemerdekaan.
"Kalau dulu para pahlawan harus berjuang memperebutkan kemerdekaan, kali ini melatih anak-anak untuk berjuang agar menjadi pemenang dalam perlombaan 17 Agustusan," katanya.
Bowo menegaskan, kemeriahan perayaan kemerdekaan tidak harus diwujudkan melalui perlombaan yang mahal atau rumit. Justru nilai utama yang ingin ditanamkan terletak pada kebersamaan dan sikap sportif selama mengikuti setiap pertandingan.
"Gak usah lomba-lomba yang mewah-mewah, yang penting semua guyub dan bisa sportif mendapatkan kemenangan," ujarnya.
Tangkap Lele Jadi Agenda Puncak
Panitia tidak berhenti pada perlombaan anak-anak. Setelah upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, warga akan dihibur dengan agenda tangkap lele yang bisa diikuti seluruh lapisan masyarakat.
"Nanti akan ada tangkap lele yang bisa diikuti semua warga. Hadiahnya lele dan uang," kata Bowo.