KABUPATEN SEMARANG — Empat sasaran fisik menjadi prioritas Satgas TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Program ini mencakup pengecoran jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, perbaikan mushola, serta pelayanan kesehatan. Perwira Seksi Operasi Satgas, Kapten Inf Kamami, menyampaikan target tersebut dalam arahannya saat apel pagi.
Empat Sasaran Fisik yang Akan Dikerjakan
Pengecoran jalan menjadi salah satu sasaran utama untuk memperbaiki akses warga. Selain itu, rehabilitasi rumah tidak layak huni dan mushola diharapkan dapat meningkatkan kualitas hunian serta tempat ibadah. Pelayanan kesehatan juga digelar sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap warga.
“Seluruh personel diharapkan bekerja secara maksimal dengan tetap mengutamakan disiplin, keselamatan kerja, dan semangat gotong royong bersama warga,” ujar Kapten Inf Kamami dalam apel pagi itu.
Kesiapan Personel dan Peralatan Jadi Modal Awal
Apel pagi dipimpin langsung oleh Kapten Inf Kamami. Ia mengecek personel dan peralatan, serta membagi tugas sesuai pos kerja masing-masing. Personel Satgas merupakan gabungan dari Kodim 0714/Salatiga, Brigif TP 43/Muria, Yon Arhanud 15/DBY, dan Lanal Semarang. Sinergi antarsatuan ini menjadi kekuatan dalam percepatan pembangunan di desa sasaran.
Kesiapan fisik, mental, dan perlengkapan dinilai sebagai faktor penentu keberhasilan program. Dengan pengecekan rutin, diharapkan setiap pekerjaan berjalan aman, tertib, dan sesuai target yang telah ditetapkan.
Semangat Gotong Royong Bersama Warga
Melalui program TMMD, TNI ingin mewujudkan pembangunan yang merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semangat “TNI Manunggal dengan Rakyat” menjadi landasan utama. Kerja sama antara personel dan warga Desa Cukil diharapkan mampu memajukan desa menuju kondisi yang lebih baik.
Program TMMD Reguler ke-129 ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga pembangunan infrastruktur dan pelayanan sosial.