Pencarian

Empat Inovasi Birokrasi Diluncurkan Pemkot Tegal, dari Layanan Administrasi Penurunan Stunting hingga Air Bersih

Selasa, 02 Juni 2026 • 19:57:01 WIB
Empat Inovasi Birokrasi Diluncurkan Pemkot Tegal, dari Layanan Administrasi Penurunan Stunting hingga Air Bersih
Wali Kota Tegal meluncurkan empat inovasi birokrasi untuk meningkatkan pelayanan publik di Kota Tegal.

TEGAL — Wali Kota Dedy Yon Supriyono meluncurkan empat program inovasi aksi perubahan kinerja organisasi di lingkungan Pemerintah Kota Tegal, Selasa (2/6/2026). Keempat inovasi tersebut merupakan output dari Diklat Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 1 yang digelar di Ruang Adipura Kota Tegal.

Peluncuran ini dirangkai dengan penyerahan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) 2026. Acara dihadiri Sekretaris Daerah Agus Dwi Sulistyantono, Ketua TP-PKK Gadis Sephi Febriana Dedy Yon, serta jajaran OPD, camat, dan lurah se-Kota Tegal.

Empat Inovasi yang Diresmikan

Inovasi pertama, Jaya Admin Duk Merdeka, merupakan layanan jemput bola administrasi kependudukan yang menyasar wilayah Kecamatan Tegal Barat. Program ini dirancang untuk mempermudah warga mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor kecamatan.

Kedua, Ladu Lanting (Layanan Administrasi Penurunan Stunting), menjadi program khusus untuk menekan angka stunting di Kota Tegal. Inovasi ini menyasar layanan administrasi yang terkait dengan data dan intervensi gizi bagi balita.

Ketiga, Kota Tegal Berdaya, fokus pada penguatan ekonomi lokal berbasis syariah. Keempat, Siap Air Bersih, merupakan upaya nyata meningkatkan pelayanan air bersih bagi warga kota.

Wali Kota: Bukan Sekadar Seremonial

Dalam sambutannya, Dedy Yon menegaskan bahwa peluncuran aksi perubahan kinerja organisasi ini merupakan bagian dari pengembangan kompetensi peserta diklat untuk memenuhi standar Jabatan Administrator. Hal ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

"Kota Tegal saat ini terus bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karenanya, setiap pemimpin birokrasi dituntut tidak hanya mampu memahami teori administrasi pemerintahan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan di lapangan," ujar Dedy Yon.

Ia berharap para pejabat administrator dapat menjadi motor penggerak perubahan yang mampu membangun kolaborasi dan memperkuat inovasi pelayanan publik. "Pemerintah Kota Tegal memberikan apresiasi tinggi terhadap empat inovasi aksi perubahan kinerja organisasi yang telah diluncurkan," tandasnya.

Target Implementasi Berkelanjutan

Dedy Yon meminta agar inovasi-inovasi ini tidak berhenti pada seremoni peluncuran. Ia mendorong seluruh program untuk terus dikembangkan dan diimplementasikan secara berkelanjutan sehingga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pelibatan lembaga zakat seperti LAZISMU, LAZNU, LAZ SAI, IZI, dan Rumah Yatim dalam acara ini menunjukkan adanya kolaborasi lintas sektor untuk mendukung keberhasilan program-program tersebut.

Bagikan
Sumber: radartegal.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks