Pencarian

3 Tahun Bolone Mase Indonesia, Kuat Hermawan Santoso Temui KH Said Aqil Siradj di Jakarta untuk Komitmen Gerakan Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 • 13:58:01 WIB
3 Tahun Bolone Mase Indonesia, Kuat Hermawan Santoso Temui KH Said Aqil Siradj di Jakarta untuk Komitmen Gerakan Sosial
Kuat Hermawan Santoso bertemu KH Said Aqil Siradj untuk memperkuat komitmen gerakan sosial Bolone Mase Indonesia.

SOLO — Bolone Mase Indonesia memilih jalan berbeda di usia mudanya. Alih-alih merayakan dengan seremoni, organisasi kemasyarakatan ini justru menggelar pertemuan dengan Ketua Umum PBNU periode 2015-2021, KH Said Aqil Siradj, untuk mendapatkan legitimasi moral atas program-program kerakyatan yang tengah dijalankan.

Kuat Hermawan Santoso, Kornas Bolone Mase Indonesia, menegaskan bahwa saat ini bukanlah momentum untuk berbicara soal kekuasaan. “Arahan, doa, dan wejangan dari Kiai Said menjadi kompas moral bagi kami agar gerakan sosial ini tetap istiqomah, tulus, dan membawa maslahat bagi umat,” ujarnya di Solo, Senin (25/5/2026).

Fokus pada Pemberdayaan Ekonomi dan Peternakan

Bolone Mase Indonesia tidak ingin sekadar menjadi organisasi yang muncul di permukaan. Kuat menyebut bahwa selama ini jajarannya berkonsentrasi di basis-basis dengan program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Salah satu sektor yang digarap serius adalah peternakan. Di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, organisasi ini memiliki kandang ayam dengan kapasitas hingga 15.000 ekor per kandang. “Angkringan sudah jamak dilakukan, pemberdayaan sektor peternakan di beberapa kabupaten seperti ternak ayam di Wonogiri ada kandang kapasitas satu kandang 15.000 ekor,” imbuh Kuat.

Selain peternakan, program pemberdayaan ekonomi juga berjalan di beberapa kota dan kabupaten lain. Langkah ini disebut sebagai upaya membumikan program pemerintah dari sisi hilir.

Merawat Kebudayaan Lewat Aksara Jawa dan Olahraga

Tak hanya ekonomi, Bolone Mase Indonesia juga merambah sektor kebudayaan. Organisasi ini menjalin kerja sama dengan sejumlah pondok pesantren untuk menggelar kajian aksara Jawa. “Termasuk olahraga juga. Terakhir kejuaraan karate Bolone Mase Indonesia di Jepara,” beber Kuat.

Langkah ini dinilai sebagai upaya merawat identitas lokal di tengah arus globalisasi. Dengan menggandeng pesantren, organisasi ini mencoba menyatukan nilai-nilai tradisi dan keagamaan dalam satu gerakan.

Apa Pesan KH Said Aqil Siradj untuk Bolone Mase?

Dalam pertemuan di Jakarta Selatan tersebut, KH Said Aqil Siradj memberikan apresiasi atas perjalanan tiga tahun Bolone Mase Indonesia. Ia berharap organisasi ini terus memiliki dedikasi dan loyalitas maksimal demi kemajuan bangsa.

“Mari kita singkirkan kepentingan-kepentingan pribadi, kita utamakan kepentingan bangsa,” tukas Said Aqil Siradj.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi Bolone Mase Indonesia untuk tetap berada di jalur pengabdian, jauh dari hiruk-pikuk politik praktis yang kerap memecah belah.

Dengan usia yang baru tiga tahun, Bolone Mase Indonesia menempatkan diri sebagai organisasi yang ingin hadir di tengah kesulitan masyarakat. Dari peternakan di Wonogiri hingga kajian aksara Jawa di pesantren, gerakan ini mencoba membuktikan bahwa aksi nyata lebih berarti daripada sekadar wacana.

Bagikan
Sumber: joglosemarnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks