SEMARANG — Sebanyak 1.968 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama se-Jawa Tengah resmi dilantik oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. Pelantikan nasional yang melibatkan total 16.138 CPNS Kemenag se-Indonesia itu berlangsung secara daring, diikuti secara hybrid oleh peserta di Jawa Tengah.
Sebagian CPNS mengikuti prosesi secara luring di Auditorium Majeng Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Sebanyak 86 orang di antaranya dihadirkan langsung di lokasi, sementara sisanya mengikuti dari tempat tugas masing-masing. Turut hadir Kepala Kanwil Kemenag Jateng Saiful Mujab, Kabag TU Hidayat Maskur, para Kepala Bidang dan Pembimas, serta Kepala Kemenag Kota Semarang.
Makna ‘Mewakafkan Diri’ bagi ASN Baru
Usai prosesi pelantikan, Saiful Mujab secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) PNS kepada perwakilan peserta. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa menjadi ASN Kemenag berarti siap mengabdikan diri sepenuhnya kepada umat, bangsa, dan negara.
“Kita sudah mewakafkan diri untuk negara. Apa yang kita lakukan adalah untuk umat dan negara. Kita harus menjaga negara. Kita tidak mungkin menjelek-jelekkan negara kita sendiri,” ujar Saiful Mujab.
Ia menambahkan bahwa makna “mewakafkan diri” sebagai ASN adalah siap mengabdi dengan penuh loyalitas dan tanggung jawab. “Mewakafkan berarti kita hanya mengabdi,” pungkasnya.
Pesan dari BKN dan Menag Jadi Acuan
Kakanwil berharap seluruh ASN baru menjadikan arahan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Menteri Agama sebagai pedoman dalam menata diri sejak awal hingga pensiun. “Apa yang tadi diarahkan oleh BKN RI dan Menag saya berharap menjadi acuan dalam menata diri menjadi PNS dari sekarang sampai pensiun. Tolong itu dijadikan acuan,” kata Saiful Mujab.
Ia meyakini jika arahan tersebut diterapkan, seluruh pekerjaan yang dilakukan untuk umat, negara, dan diri sendiri akan menjadi keselamatan dunia dan akhirat.
Tanggung Jawab di Dunia Nyata dan Digital
Dalam arahannya, Saiful Mujab juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik negara, baik dalam kehidupan nyata maupun di ruang digital. Menurutnya, seluruh ASN harus memiliki rasa tanggung jawab dalam setiap tindakan, termasuk di media sosial.
Pelantikan nasional CPNS Kementerian Agama ini menjadi momentum awal bagi para ASN baru untuk memperkuat integritas, profesionalitas, dan komitmen pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama.