JAWA TENGAH — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang Endro P Martanto mengonfirmasi bahwa korban bernama Maryam ditemukan di parit area persawahan pada Sabtu pagi. "Korban sudah ditemukan," ujarnya kepada JPNN.com melalui layanan perpesanan WhatsApp.
Dua Perempuan Terseret Arus di Lokasi Berbeda
Peristiwa pertama terjadi pada Jumat (15/5) di Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan. Seorang remaja putri tersapu luapan Sungai Silandak dan ditemukan meninggal dunia. Keesokan harinya, giliran Maryam yang menjadi korban setelah tanggul Sungai Plumbon di Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, jebol dan menerjang pemukiman.
Kedua korban sama-sama perempuan. Belum ada keterangan resmi dari BPBD mengenai identitas lengkap korban pertama maupun penyebab keduanya tak bisa menyelamatkan diri saat air datang.
Seorang Korban Selamat, Alami Dislokasi Bahu
Selain dua korban meninggal, BPBD mencatat satu warga lain yang hanyut berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Korban tersebut mengalami dislokasi pada bagian bahu dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Adhyatma MPH Tugurejo Kota Semarang.
Belum ada data resmi berapa banyak warga yang mengungsi atau rumah yang terendam akibat banjir di dua kecamatan tersebut. BPBD Kota Semarang masih melakukan pendataan dampak pascabanjir.
Tanggul Jebol Jadi Titik Kritis
Jebolnya tanggul Sungai Plumbon di Mangkang Kulon menjadi penyebab langsung terseretnya Maryam. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (15/5) sore saat hujan deras mengguyur wilayah barat Semarang. Arus sungai yang meluap dengan cepat menerjang rumah-rumah di bantaran, dan Maryam tak sempat menyelamatkan diri.
Kasus serupa juga terjadi di Purwoyoso, di mana luapan Sungai Silandak menyapu pemukiman padat penduduk. Belum ada pernyataan dari pemerintah kota mengenai langkah darurat perbaikan tanggul atau normalisasi sungai untuk mengantisipasi banjir susulan.
Situasi ini menjadi pengingat bahwa musim hujan masih menyisakan ancaman serius bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan longsor di Semarang. BPBD mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras mengguyur lebih dari dua jam berturut-turut.