SOLO — Bank Mandiri menghadirkan layanan emas terintegrasi melalui Livin' by Mandiri yang memungkinkan nasabah di Solo mengakses berbagai kebutuhan investasi emas dalam satu aplikasi. Layanan mencakup Livin' Tabungan Emas untuk jual-beli, fasilitas cicilan melalui Livin' KSM Emas, serta pengambilan emas fisik dari saldo tabungan.
Pengembangan layanan merupakan bagian dari bisnis bulion Bank Mandiri setelah memperoleh izin bank bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perseroan tercatat sebagai bank konvensional pertama di Indonesia yang memegang izin tersebut.
Area Head Bank Mandiri Area Solo Isda Riana menyebut layanan emas memberi alternatif bagi masyarakat untuk memulai investasi secara lebih fleksibel, sesuai kemampuan dan tujuan keuangan masing-masing. Integrasi layanan digital dan jaringan kantor cabang memungkinkan nasabah mengelola kepemilikan emas sekaligus mengambilnya dalam bentuk fisik.
"Bank Mandiri menghadirkan layanan emas yang memungkinkan masyarakat membangun kepemilikan aset secara bertahap, dengan pilihan transaksi yang fleksibel dan akses yang terintegrasi melalui Livin' by Mandiri. Kami berharap layanan ini dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat dalam merencanakan keuangan dan mengelola aset untuk kebutuhan jangka panjang," ujar Isda Riana dalam keterangan resminya, Rabu (4/11/2026).
Melalui Tabungan Emas di Livin' by Mandiri, nasabah dapat memulai investasi dengan pembelian awal mulai dari 0,02 gram emas. Pembelian berikutnya tersedia mulai dari 0,005 gram, sedangkan penjualan emas dapat dilakukan mulai dari 0,01 gram.
Sejumlah fitur lain melengkapi layanan, mulai dari mekanisme jual-beli hingga cicilan emas yang terhubung dengan saldo tabungan nasabah. Nasabah yang ingin memiliki emas dalam bentuk fisik dapat mengajukan pengambilan dari saldo tabungan emas yang tersimpan.
Bank Mandiri menempatkan jaringan kantor cabang di Solo sebagai bagian dari layanan emas terintegrasi. Nasabah dapat mengelola kepemilikan emas melalui aplikasi sekaligus memperoleh pendampingan di kantor cabang untuk kebutuhan pengambilan emas fisik.
Layanan emas terintegrasi menjadi salah satu solusi keuangan yang dikembangkan perseroan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan aset. Bank Mandiri menyebut pengembangan layanan akan terus dilakukan seiring kebutuhan nasabah terhadap instrumen investasi emas yang terjangkau.