SOLO — Kemenangan Kendal Tornado FC lahir dari tekanan tanpa henti sepanjang babak kedua. Dimas Sukarno Putra menyamakan kedudukan pada menit ke-86, lalu Patrick dos Santos Cruz menuntaskan comeback empat menit berselang.
Lima gol tercipta dalam pertandingan yang berjalan ketat sejak awal. Babak pertama berakhir tanpa gol meski kedua tim sempat menciptakan peluang.
Kendal Tornado FC mengambil inisiatif serangan lewat sektor sayap pada babak pertama. Pertahanan Persebaya tampil disiplin dan menahan semua upaya tuan rumah hingga turun minum.
Tekanan yang lebih agresif di babak kedua berbuah pada menit ke-58. Akbar Firmansyah menjebol gawang Bajul Ijo lewat sontekannya dan membawa Kendal Tornado FC unggul 1-0.
Persebaya merespons dengan meningkatkan tekanan. Ramadhan Sananta menyamakan kedudukan pada menit ke-70 melalui sundulan yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Kendal.
Momentum beralih ke kubu tim tamu. Toni Firmansyah membawa Persebaya berbalik unggul 2-1 pada menit ke-78.
Kendal Tornado FC menolak menyerah. Dimas Sukarno Putra menyamakan skor pada menit ke-86, membuka jalan bagi gol penentu Patrick dos Santos Cruz di menit ke-90.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, menilai kemenangan itu lahir dari kerja keras dan kekompakan anak asuhnya. Menurut dia, Persebaya bukan tim sembarangan sehingga tekad pemain menjadi pembeda.
"Pemain-pemain saya yang layak untuk mendapatkan kemenangan ini karena mereka bekerja keras di pertandingan tadi. Kita tahu Persebaya ini bukan tim sembarangan, tapi saya lihat anak-anak punya kemauan, punya tekad, punya kekompakan yang luar biasa untuk bisa membalikkan keadaan setelah kita tadi ketinggalan," kata Stefan Keeltjes seusai pertandingan.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Kendal Tornado FC di Grup G I.League Cup 2026/2027. Persebaya Surabaya harus mengevaluasi lini belakang setelah kehilangan keunggulan di menit-menit akhir.