JAWA TENGAH — Francesco Bagnaia menegaskan tidak akan terlibat dalam skenario team order Ducati pada MotoGP 2026. Pebalap Italia itu menilai setiap rider berhak membalap untuk dirinya sendiri, terutama jika peluang menang masih terbuka.
Pernyataan Bagnaia muncul menjelang MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang. Isu team order kembali menghangat karena persaingan gelar juara dunia musim ini berjalan ketat, termasuk peluang Ducati membantu Marc Marquez dalam perebutan titel.
Rekan setim Marquez di Ducati Lenovo itu mengaku tidak pernah menerima bantuan semacam itu. Bagnaia juga menegaskan tidak pernah meminta tim mengatur hasil balapan demi kepentingannya sendiri.
"Sejujurnya, saya tidak pernah menerima bantuan seperti itu dan tidak pernah terpikir untuk memintanya. Ketika saya bersaing memperebutkan gelar juara, hal seperti itu bukan bagian dari rencana," kata Bagnaia, seperti dilansir Motosan.
Bagnaia menempatkan kebebasan pebalap sebagai prinsip utama. Menurutnya, situasi rekan setim yang sedang berjuang merebut gelar tetap harus disikapi dengan cara membalap yang benar, bukan dengan mengalah secara sengaja.
"Saya rasa para pebalap harus bebas membalap untuk diri mereka sendiri. Tentu saja, jika rekan setim sedang bersaing memperebutkan gelar, Anda berusaha menyalipnya dengan cara sebaik mungkin. Namun, jika punya kesempatan untuk menang, ya menanglah," tegasnya.
Marquez saat ini memuncaki klasemen MotoGP 2026 dengan 365 poin. Rider Ducati itu diintai dua pebalap Aprilia, Jorge Martin dengan 355 poin dan Marco Bezzecchi dengan 315 poin.
Dengan empat seri tersisa, selisih 10 poin antara Marquez dan Martin membuat setiap hasil balapan berpotensi mengubah peta juara. Kondisi inilah yang membuat wacana team order di Ducati kembali mencuat menjelang seri Malaysia.
Ducati berada di posisi dilematis. Di satu sisi, tim punya kepentingan menjaga peluang Marquez merebut titel. Di sisi lain, Bagnaia sudah menyatakan sikap tegas bahwa hasil di lintasan harus ditentukan oleh performa masing-masing pebalap.
Sikap Bagnaia memberi gambaran bahwa ia tidak akan menempuh jalur instruksi tim untuk memuluskan jalan Marquez. Pernyataan itu sekaligus menutup spekulasi soal perannya dalam skenario team order pada sisa musim ini.