Telkom Akui Gangguan Layanan di Flores NTT akibat Gempa dan Krisis Listrik

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:54:01 WIB
TelkomGroup mengakui penurunan kualitas layanan di Flores, NTT, akibat gempa dan krisis pasokan listrik.

JAWA TENGAH — Bencana gempa yang mengguncang Flores tidak hanya berdampak pada infrastruktur fisik, tetapi juga melumpuhkan sebagian layanan digital masyarakat. TelkomGroup mengakui kualitas layanan di wilayah terdampak mengalami penurunan signifikan, seiring dengan gempa susulan yang masih kerap terjadi hingga saat ini.

Penyebab Utama Gangguan: Pasokan Listrik dan Kerusakan Perangkat

EVP Telkom Regional III, Rachmad Dwi Hartanto, menjelaskan bahwa akar permasalahan utama berasal dari kendala pasokan listrik di area bencana. Kondisi ini diperparah dengan kerusakan fisik pada sejumlah perangkat jaringan akibat getaran gempa.

“Proses pemulihan saat ini masih sangat bergantung pada stabilitas pasokan listrik,” ujar Rachmad dalam keterangan resminya, Senin (17/8).

Langkah Darurat dan Upaya Percepatan Perbaikan

Untuk menjaga agar layanan tidak sepenuhnya lumpuh, TelkomGroup telah mengaktifkan genset tambahan berkapasitas terbatas. Langkah ini diambil sebagai penguatan suplai listrik sementara guna menjaga stabilitas operasional perangkat jaringan yang masih berfungsi.

Selain itu, perusahaan telah menerjunkan tim teknis ke lokasi terdampak. Sumber daya dan perangkat pengganti juga disiagakan untuk mempercepat proses normalisasi layanan telekomunikasi dan digital bagi warga serta pelaku usaha lokal.

Permintaan Maaf Resmi kepada Pelanggan

Atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat di wilayah bencana, manajemen menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

"TelkomGroup menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas kejadian ini," tegas Rachmad.

Perusahaan berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kualitas layanan seiring dengan kondisi pemulihan pascabencana. Masyarakat diharapkan dapat memaklumi keterbatasan yang ada selama proses perbaikan infrastruktur berlangsung.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top