Pencarian

Pemkab Batang Pastikan Trans Jateng Beroperasi ke KITB pada 2028, Siapkan Feeder dan Sodetan Antikemacetan

Selasa, 04 Agustus 2026 • 07:44:02 WIB
Pemkab Batang Pastikan Trans Jateng Beroperasi ke KITB pada 2028, Siapkan Feeder dan Sodetan Antikemacetan
Bupati Batang memastikan Trans Jateng beroperasi ke KITB pada 2028 setelah usulan pemkab disetujui pemerintah provinsi.

BATANG — Rencana kehadiran angkutan massal Trans Jateng di Kabupaten Batang akhirnya mendapat lampu hijau dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Bupati Batang Faiz Kurniawan menyatakan layanan bus cepat ini dijadwalkan beroperasi pada 2028, menyusul disetujuinya usulan pemkab yang sempat tertunda karena tidak masuk prioritas pengembangan.

“Tahun ini sudah masuk tahap kajian, kemudian 2027 dilakukan persiapan, dan insya Allah 2028 Trans Jateng sudah mulai beroperasi di Batang,” kata Faiz Kurniawan, Senin (3/8).

Kunci Persetujuan: Skema Smart Financing

Kebuntuan komunikasi dengan pemerintah provinsi akhirnya terurai setelah Pemkab Batang menawarkan terobosan pembiayaan. Melalui program smart financing, pemkab menunjukkan komitmen fiskal yang membuat usulan koridor Trans Jateng di Batang akhirnya diterima.

“Kehadiran layanan angkutan massal Trans Jateng ini merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap pengembangan sistem transportasi publik di daerah ini,” ujarnya.

Feeder dan Sodetan: Kunci Kelancaran Menuju Pabrik

Agar integrasi transportasi berjalan mulus, pemkab tidak hanya menyiapkan bus utama. Dua infrastruktur pendukung krusial akan dibangun, yakni jalur penghubung (feeder) dari Terminal Gringsing dan akses khusus bernama sodetan yang langsung menuju area KITB.

“Harapannya masyarakat bisa beralih ke transportasi publik. Dari Terminal Gringsing nanti disiapkan feeder masuk ke KITB melalui sodetan yang akan dibangun sehingga distribusi kendaraan tidak lagi bertumpuk di jalur yang selama ini padat,” jelas Faiz.

Menjawab Kemacetan di Gerbang Utama KITB

Selama ini, konsentrasi arus kendaraan menuju KITB melalui jalur Banyuputih–Kedawung kerap memicu antrean panjang. Kepadatan ini dinilai menjadi biaya ekonomi tinggi bagi pekerja dan logistik industri yang setiap hari melintas.

Dengan hadirnya Trans Jateng yang terintegrasi feeder, beban di ruas jalan utama tersebut diharapkan terbagi lebih merata. Pemkab menargetkan ketergantungan warga terhadap kendaraan pribadi bisa turun signifikan seiring beroperasinya moda transportasi massal ini.

“Program ini menjadi bagian dari upaya pemkab membangun sistem transportasi yang lebih modern, terintegrasi, dan ramah lingkungan di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri,” tandas Bupati Batang.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritajateng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks