Pencarian

Pemprov Jateng Rehabilitasi 3 Ruas Jalan Strategis di Wonogiri Mulai 2026, Warga Harap Aspal Baru Tak Sekadar Janji

Minggu, 07 Juni 2026 • 22:26:01 WIB
Pemprov Jateng Rehabilitasi 3 Ruas Jalan Strategis di Wonogiri Mulai 2026, Warga Harap Aspal Baru Tak Sekadar Janji
Pemprov Jateng mulai rehabilitasi tiga ruas jalan strategis di Wonogiri pada 2026.

WONOGIRI — Tiga ruas jalan provinsi di Wonogiri akhirnya masuk daftar rehabilitasi infrastruktur tahun 2026. Keputusan ini diambil Pemprov Jawa Tengah setelah keluhan warga soal jalan berlubang dan rusak berat tak kunjung usai.

Ruas yang bakal diperbaiki adalah Ngadirojo–Biting–Perbatasan Jawa Timur, Ngadirojo–Giriwoyo, serta Wonogiri–Manyaran–Blimbing. Ketiganya merupakan jalur vital bagi mobilitas warga dan distribusi barang di wilayah selatan Wonogiri.

Jalur Ekonomi yang Lama Terabaikan

Ruas Ngadirojo–Biting misalnya, menjadi penghubung utama antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jalur ini padat dilalui kendaraan logistik dan angkutan umum. Kondisi jalan yang rusak selama ini memicu keluhan pengemudi dan sopir truk.

Sementara ruas Ngadirojo–Giriwoyo menjadi akses utama bagi warga di kawasan selatan Wonogiri. Banyak pengendara menyebut kerusakan di jalur ini sebagai "ujian kesabaran harian" karena harus menghafal posisi lubang di aspal.

Respons Pemprov: Perbaikan Harus Berkualitas

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menyatakan pihaknya terus melakukan langkah penanganan infrastruktur, termasuk pada ruas yang mengalami kerusakan berat.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta jajarannya bergerak cepat merespons keluhan warga. Ia menegaskan bahwa perbaikan jalan harus mengutamakan kualitas dan tidak boleh asal jadi.

Ruas Lain di Jateng Juga Masuk Program

Selain Wonogiri, Pemprov Jateng juga merehabilitasi sejumlah ruas di daerah lain seperti Pati–Tayu, Pati–Kayen–Sukolilo, Jepara–Kudus, Patikraja–Kaliori, Sidareja–Cukangleusleus, Karanganyar–Tawangmangu–Kalisoro, Sapuran–Kepil, Bandungsari–Paningkaban, hingga Bandungsari–Salem.

Pemprov juga menggelar peningkatan kualitas jalan pada sejumlah ruas strategis serta mengalokasikan pemeliharaan rutin jalan provinsi sepanjang 2.414,59 kilometer yang tersebar di 173 ruas. Pemeliharaan jembatan dilakukan sepanjang 26.445,77 meter.

Harapan Warga: Bukan Proyek Tambal Sulam

Warga Wonogiri berharap perbaikan kali ini benar-benar tahan lama. Selama ini, banyak proyek perbaikan jalan hanya bersifat tambal sulam dan kembali rusak saat musim hujan tiba.

Bagi masyarakat, jalan mulus bukan sekadar soal kenyamanan berkendara. Ini menyangkut keselamatan, kelancaran aktivitas ekonomi, dan biaya perawatan kendaraan yang selama ini membengkak akibat aspal berlubang.

Kini, bola ada di tangan pelaksana proyek. Warga menunggu apakah tahun 2026 benar-benar menjadi titik balik, atau sekadar janji baru yang kembali usai foto peresmian diunggah ke media sosial.

Bagikan
Sumber: joglosemarnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks