TEGAL — Temuan granat di lahan pertanian warga kembali terjadi di Jawa Tengah. Kali ini seorang petani bernama Kasmuri mendapati benda menyerupai granat saat mengecek sekaligus membersihkan tanaman jagung miliknya di Desa Penujah, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Kamis (4/6/2026) pagi.
Kasmuri yang melihat benda mencurigakan tersebut tidak berani menyentuhnya. Ia segera melapor ke perangkat desa setempat, yang kemudian diteruskan ke Polsek Kedungbanteng.
Proses Evakuasi dan Disposal oleh Tim Gegana
Kapolsek Kedungbanteng IPTU Joko Waluyo mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan area dan memastikan warga sekitar tidak mendekat. "Kami berkoordinasi dengan Tim Gegana Sat Brimob Polda Jawa Tengah untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Sore harinya, tim yang dipimpin IPDA Sanyoto tiba di lokasi dan langsung melakukan sterilisasi area. Proses evakuasi dan disposal atau peledakan terkendali dilakukan sesuai prosedur standar penanganan bahan peledak dengan pengamanan ketat.
"Seluruh rangkaian kegiatan dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar berkat kesiapsiagaan petugas dan kerja sama warga," kata Joko.
Imbauan Kapolres: Jangan Sentuh, Segera Laporkan
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengapresiasi kewaspadaan Kasmuri yang segera melapor. Ia mengimbau masyarakat yang menemukan benda diduga bahan peledak, senjata, atau benda berbahaya lainnya untuk tidak menyentuh atau memindahkannya.
"Segera laporkan kepada aparat kepolisian agar dapat ditangani oleh petugas yang memiliki keahlian khusus," ujar Bayu.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui asal-usul granat tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah benda itu merupakan sisa konflik masa lalu atau faktor lainnya.